SIDAKPOST.ID, BUNGO – Tim Nasional Brasil akan menghadapi Maroko pada laga Grup C Piala Dunia 2026 di New York New Jersey Stadium, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) pukul 05.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik pada fase grup karena mempertemukan dua tim yang tengah menjadi sorotan dunia sepak bola.
Berdasarkan pantauan sidakpost.id melalui laman resmi FIFA, duel Brasil kontra Maroko menjadi salah satu pertandingan unggulan di Grup C. Laga tersebut sekaligus mengulang pertemuan kedua tim di Piala Dunia 1998 di Prancis, ketika Brasil yang diperkuat Ronaldo, Rivaldo, dan Bebeto meraih kemenangan 3-0 atas Maroko.
Situasi kini jauh berbeda dibandingkan 28 tahun lalu. Maroko datang ke Piala Dunia 2026 dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejarah sebagai tim Afrika pertama yang mencapai semifinal Piala Dunia pada edisi 2022 di Qatar. Sejak pencapaian tersebut, Atlas Lions terus menunjukkan perkembangan dan konsistensi di level internasional.
Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, mengatakan timnya berada dalam kondisi yang baik menjelang laga menghadapi Brasil. Ia menilai para pemain memiliki keyakinan terhadap kemampuan yang dimiliki serta hasil kerja yang telah dilakukan selama masa persiapan.
“Kami percaya kepada para pemain, kepada pekerjaan yang telah kami lakukan, dan kepada prinsip-prinsip yang kami tanamkan. Pertandingan nanti akan menunjukkan posisi kami sebenarnya,” ujar Ouahbi seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
Maroko memang belum pernah memenangi laga pembuka mereka di putaran final Piala Dunia. Namun, perkembangan tim dalam beberapa tahun terakhir membuat mereka tidak lagi dipandang sebagai tim kuda hitam semata, melainkan sebagai salah satu kekuatan yang mampu bersaing dengan negara-negara elite sepak bola dunia.
Di sisi lain, Brasil juga tidak memandang remeh lawannya. Tim asuhan Carlo Ancelotti menyadari bahwa Maroko saat ini merupakan lawan yang berbeda dibandingkan saat kedua negara terakhir bertemu di panggung Piala Dunia.
Penyerang Brasil, Vinicius Junior, mengakui perkembangan Maroko dalam beberapa tahun terakhir sangat signifikan. Menurutnya, Atlas Lions kini memiliki organisasi permainan yang kuat dan mampu memberikan perlawanan kepada tim mana pun.
Brasil memiliki alasan untuk bersikap waspada. Pada laga persahabatan internasional yang berlangsung pada Maret 2023, Selecao harus mengakui keunggulan Maroko dengan skor 1-2. Kekalahan tersebut menjadi yang pertama bagi Brasil saat menghadapi negara Afrika Utara tersebut.
Sementara itu, kapten Maroko Achraf Hakimi menegaskan timnya tidak merasa berada di bawah tekanan menghadapi tim lima kali juara dunia itu. Menurutnya, peluang kedua tim untuk meraih kemenangan sama besar.
“Dalam pertandingan seperti ini, di turnamen sebesar Piala Dunia, tidak ada tim favorit. Peluangnya 50-50. Pertandingan akan ditentukan oleh detail-detail kecil dan tim yang lebih efektif memanfaatkan peluang. Kami berharap itu adalah kami,” kata Hakimi. (Sum)







