SIDAKPOST.ID, BUNGO – Diduga kuat sungai batang jujuhan, Kabupaten Bungo tercemar oleh limbah perusahaan sekira pukul 09.00 Wib, Jumat (25/06/2021) tadi.
Informasi diperoleh, limbah tersebut tidak hanya mencemari sungai batang jujuhan akan tetapi, ikan juga banyak yang mati. Hasil jepretan camera dari masyarakat terlihat jelas ikan banyak yang mati.
Ketua BPD Rantau Panjang, M Jupri saat dikonfirmasi, Junat (25/6) malam dirinya menyebutkan, kalau sungai jujuhan ini diduga kuat tercemar oleh limbah pabrik. Ia juga tak mengetahui asal limbah tersebut.
“Kejadian seperti ini sering terjadi, tapi momen warga untuk mendapat foto saat limbah mencemari sungai susah. Tapi pada hari ini, warga dapat memotret kondisi air sungai jujuhan yang tercemar limbah ,”ungkap Jufri.
Dikatakan Jufri, dugaan kuat limbah ini, berasal dari sungai kecil di Tukum II dan mengalir ke sungai batang Jujuhan. Itu sudah sering terjadi, selaku ketua BPD tentu pihaknya berharap agar tidak ada lagi kejadian seperti ini kedepan.
“Kasian masyarakat yang memanfaatkan air sungai. Baik untuk mandi dan untuk keperluan lain. Bila sungai tercemar ikan mati, gimana lagi masyarakat ingin mencari ikan sumber kehidupan sudah tercemar seperti ini,”tuturnya.
Hal senada disampaikan wargainisial RA mengatakan, kalau kejadian seperti ini sudah sering. Secara pasti tak diketahui limbah berasal dari perusahaan mana. Intinya itu pasti lah dari limbah pabrik Ini bukan yang pertama kali terjadi disini.
“Tolong lah pemangku kepentingan lihat kondisi di lapangan. Kalau sudah seperti ini, yang dirugikan juga masyatakat. Jadi kami berharap agar permsalahan limbah ini diperhatikan secara serius. Kami tak melarang aktivitas Perusahaan namun masalah limbah juga dipikirkan,”ungkap RA.







