SIDAKPOST.ID, JAKARTA – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) terhadap rupiah menunjukkan penguatan berdasarkan kurs transaksi yang dirilis Bank Indonesia (BI). Data terbaru per 10 April 2026 mencatat, kurs jual berada di level Rp17.167,41 per USD, sementara kurs beli di angka Rp16.996,59.
Mengutip laman resmi Bank Indonesia, angka tersebut mengalami fluktuasi dalam beberapa hari terakhir. Pada 9 April 2026, kurs jual tercatat sebesar Rp17.094,04 dan kurs beli Rp16.923,96. Sementara pada 8 April 2026, kurs jual sempat menyentuh Rp17.177,46 dengan kurs beli Rp17.006,54.
Pergerakan nilai tukar ini menunjukkan tren yang relatif dinamis dalam sepekan terakhir. Pada 7 April 2026, kurs jual berada di Rp17.122,19 dan kurs beli Rp16.951,81. Sedangkan pada 6 April 2026, tercatat kurs jual Rp17.100,08 dan kurs beli Rp16.929,92.
Adapun pada awal bulan, tepatnya 1 April 2026, kurs jual dolar AS berada di Rp17.083,99 dengan kurs beli Rp16.914,01. Perubahan ini mencerminkan adanya tekanan sekaligus penyesuaian pasar terhadap kondisi ekonomi global dan domestik.
Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS umumnya dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kebijakan moneter, kondisi geopolitik, hingga pergerakan pasar keuangan global. Bank Indonesia terus memantau perkembangan tersebut guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. (Sum)







