Inflasi Muara Bungo Tembus 4,72 Persen, Harga Pangan dan Emas Jadi Pemicu Utama

Tampilan cover laporan inflasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bungo Tahun 2025. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Laju inflasi di Kabupaten Bungo sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren peningkatan. Sepeti data yang disampaikan oleh BPS Cabang Bungo.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) di Muara Bungo pada Desember 2025 mencapai 4,72 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan ini ditandai dengan meningkatnya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,46 pada Desember 2024 menjadi 111,49 pada Desember 2025.

Selain itu, inflasi bulanan (month to month/m-to-m) tercatat sebesar 0,62 persen, sementara inflasi tahun kalender (year to date/y-to-d) juga berada di angka 4,72 persen.

Berdasarkan kelompok pengeluaran, inflasi dipicu oleh kenaikan harga di hampir seluruh sektor. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan sebesar 7,18 persen.

Baca Juga :  Warga Puji Jalan Sehat Dalam Prestasi Atlit Olahraga

Diikuti kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,47 persen serta kelompok pendidikan sebesar 3,14 persen.

Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat lonjakan tertinggi hingga 25,39 persen.

Kenaikan signifikan ini turut memberikan kontribusi besar terhadap inflasi tahunan di wilayah tersebut.

Sejumlah komoditas tercatat dominan mendorong inflasi, di antaranya emas perhiasan, cabai merah, bawang merah, daging ayam ras, beras, hingga minyak goreng.

Selain itu, biaya pendidikan seperti perguruan tinggi dan taman kanak-kanak juga ikut memicu kenaikan harga.

Untuk inflasi bulanan, komoditas seperti daging ayam ras, cabai rawit, telur ayam ras, serta bensin menjadi faktor utama yang menyebabkan kenaikan harga pada Desember 2025.

Baca Juga :  Sepekan Harga Emas di Bungo Tembus Rp7,6 Juta per Mayam

Jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tren inflasi di Muara Bungo mengalami peningkatan cukup signifikan.

Pada Desember 2023 inflasi tercatat sebesar 2,85 persen, kemudian turun menjadi 2,04 persen pada Desember 2024, dan kembali naik menjadi 4,72 persen di tahun 2025.

Staf Pengelolaan Data BPS Cabang Bungo
Iffati Uzma menyebutkan, kondisi ini menunjukkan adanya tekanan harga yang cukup kuat, terutama dari komoditas pangan dan kebutuhan pokok masyarakat.

” Pemerintah daerah diharapkan dapat mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di wilayah Muara Bungo ke depan,” katanya. (Sum)