Terpisah, Kabid Konserpasi Sumber Daya Alam Dinas Lingkungan Hidup Bungo, Alfin dikonfirmasi mengatakan, setelah mendapat kabar pukul 14.00 Wib siang tadi langsung turun melakukan kroscek ke lapangan. Setelah di cek air sungai normal.
“Memang kata warga, kejadian tadi pagi air sungai diduga tercamar oleh limbah pabrik. Tapi sejauh ini belum tahu pasti, karena tidak tahu sumber jelas. Kejadian air sungai tercemar hanya tiga Jam saja, setelah itu normal kembali,” kata Alfin.
Bahkan kata Alfin, pihaknya hingga malam ini masih berada di Jujuhan usai mengecek langsung kondisi air sungai tadi sore. Secara pasti belum dikatahui apakah benar dari limbah perusahaan sawit atau dari limbah lain.
“Kami sangat berharap bila terulang lagi kejadian serupa maka diminta Rio dan masyarakat cepat lapor ke kami biar langsung kami cek cepat. Karena jarak dari Bungo kesini jauh,”tutupnya. (zek)







