Terbongkar Dugaan Mafia Solar Subsidi di SPBU Lubuk Landai, Polda Jambi Amankan Pelaku

Tim Ditreskrimsus Polda Jambi bersama jajaran menunjukkan barang bukti dalam konferensi pers pengungkapan dugaan pelangsiran BBM solar subsidi di SPBU Lubuk Landai, Kabupaten Bungo, Jumat (10/4/2026). Foto : Humas Polda Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Praktik dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali terbongkar. Polda Jambi mengungkap kasus pelangsiran solar subsidi yang diduga melibatkan oknum masyarakat dan operator SPBU di wilayah Lubuk Landai, Kabupaten Bungo.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Lobby Gedung B Polda Jambi, Jumat (10/4/2026). Kegiatan ini dipimpin Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji, didampingi Dirreskrimsus Kombes Pol. Taufik Nurmandia, serta jajaran terkait dan perwakilan Pertamina.

Dirreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol. Taufik Nurmandia menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB terkait aktivitas mencurigakan di SPBU Lubuk Landai.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan 4 PJU Polda dan Kapolres Tebo

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim langsung turun ke lokasi dan menemukan antrean panjang kendaraan pengisi solar subsidi.

Namun, sekitar pukul 17.20 WIB, petugas mendapati satu unit mobil Isuzu Panther diduga memotong antrean dan langsung dilayani operator SPBU.

“Kendaraan tersebut langsung mengisi BBM tanpa mengikuti prosedur antrean. Hal ini menimbulkan kecurigaan petugas di lapangan,” ungkap Taufik.

Baca Juga :  Jasa Raharja Berikan Santunan Kecelakaan Pengendara SPM di Rimbo Bujang

Petugas kemudian mengamankan sopir kendaraan bersama operator SPBU. Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan catatan yang diduga berisi data pelangsiran BBM subsidi.

“Dari barang bukti yang diamankan, terdapat catatan jumlah distribusi yang mengarah pada praktik pelangsiran solar subsidi,” jelasnya.

Selanjutnya, seluruh pihak beserta barang bukti diamankan ke Polres Bungo dan kemudian dibawa ke Polda Jambi untuk pemeriksaan lebih lanjut.