SIDAKPOST.ID, BUNGO – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bungo masih terus terjadi. Data terbaru dari BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo Per 15 September 2026 luasan lahan terbakar mendekati 100 hektare.
Kepala BPBD dan Kesbangpol Kabupaten Bungo, Zainadi, mengatakan, penanganan karhutla Kabupaten Bungo masih dalam Status Siaga.
Zainadi menjelaskan, bahwa titik hospot Kabupaten Bungo Per tanggal 9 – 15 September 2026 sudah mencapai 188 titik.
“Jika di akumulasi per Januari sampai 15 September ini sudah capai 339. Tentu sebaran titik panas ini sangat meningkat. Dalam sehari saja di 15 September mendekati 79 titik,” ujar Zainadi.
Zainadi melanjutkan, kebakaran terjadi hampir di seluruh Kecamatan dalam Kabupaten Bungo. Saat ini total luasan lahan yang mengalami kebakaran hampir mencapai 100 hektare.
“Iya sangat meningkat tajam. Jika sebelumnya luasan lahan terbakar 17 hektare, tapi saat ini sudah mendekati 100 hektare,” tambahnya.
Melihat kondisi tersebut, Zainadi mengajak dan menghimbau keras warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar demi mencegah kebakaran meluas.
“Kami mengajak peran serta masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara di bakar, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan mengingat kondisi kering akibat kemarau,” tukasnya. (Jul)









