Strategi Percepatan Capaian IPM Bidang Pendidikan di Provinsi Jambi

Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Ketua ICMI Orwil Jambi – Guru Besar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Foto: Diskominfo Provinsi Jambi

F. Simulasi Percepatan Peningkatan IPM Jambi menuju 2030

Jika tren peningkatan IPM Jambi sekitar 0,7 poin per tahun, maka proyeksi perkembangan IPM dapat digambarkan sebagai berikut:

  • 2025 : 75,13
  • 2026 : 75,83
  • 2027 : 76,53
  • 2028 : 77,23
  • 2029 : 77,93
  • 2030 : 78,63

Dengan proyeksi ini, IPM Jambi berpotensi mencapai sekitar 78–79 pada tahun 2030.

Namun apabila pemerintah daerah mampu melakukan investasi besar pada sektor pendidikan, peningkatan IPM dapat mencapai 1 poin per tahun, sehingga IPM Jambi berpotensi mencapai sekitar 80 pada tahun 2030.

Baca Juga :  Al Haris Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Pendidikan Seragam Sekolah di SMK 1 Sungai Penuh

G. Optimalisasi Pengelolaan Dana Sumber Daya Alam untuk investasi pendidikan

Provinsi Jambi memiliki potensi ekonomi dari pengelolaan sumber daya alam yang sangat besar.

Apabila sebagian kecil dari nilai ekonomi sektor tersebut dialokasikan untuk pembangunan pendidikan, percepatan peningkatan IPM dapat terjadi secara signifikan.

Sebagai ilustrasi kebijakan, jika nilai ekonomi pengelolaan sumber daya alam mencapai sekitar 350 triliun rupiah per tahun, maka alokasi 10 persen saja atau awbeaar 35 T besaran dana itu dapat tinggal di daerah, sebagiannya untuk pendidikan, tentu dapat mempwrcepat pwrvaikanIPM pendidikan dan peningkatan mutu pendidikan di provinsi Jambi.

Baca Juga :  Dapat Kabar Masnah Kena Covid-19, Al Haris Langsung Kirim Ramuan Daun Sungkai

Dana tersebut dapat digunakan untuk

  • beasiswa pendidikan skala besar
  • modernisasi sekolah
  • peningkatan kualitas guru
  • pembangunan pusat pendidikan vokasi, Sapras pendidikan,
  • penguatan riset dan inovasi daerah

Investasi pendidikan dalam skala besar terbukti memiliki korelasi kuat dengan pertumbuhan ekonomi jangka panjang (Hanushek & Woessmann, 2024).