Strategi Percepatan Capaian IPM Bidang Pendidikan di Provinsi Jambi

Prof. Dr. Mukhtar Latif, M.Pd Tenaga Ahli Gubernur Jambi, Ketua ICMI Orwil Jambi – Guru Besar UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Foto: Diskominfo Provinsi Jambi

B. Strategi Peningkatan Anggaran Pendidikan: Percepatan Lompatan Mutu Pendidikan Jambi

Percepatan peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilepaskan dari dukungan pembiayaan yang memadai.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan alokasi minimal 20 persen anggaran pendidikan dalam APBN maupun APBD sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Dalam konteks Provinsi Jambi, peningkatan anggaran pendidikan harus diarahkan pada program-program strategis yang mampu menghasilkan lompatan kualitas pendidikan.

Pertama, peningkatan kualitas guru dan tenaga kependidikan. Guru merupakan faktor utama yang menentukan kualitas pembelajaran.

Baca Juga :  Terkait Ruang Kelas Tidak Terurus, Ini Kata Anggota Dewan Dedi Hadi

Penelitian pendidikan global menunjukkan bahwa kualitas sistem pendidikan sangat bergantung pada kualitas guru yang mengajarnya (Schleicher, 2023).

Kedua, peningkatan infrastruktur pendidikan, terutama di wilayah pedesaan dan daerah terpencil yang masih mengalami keterbatasan fasilitas pendidikan.

Ketiga, penguatan pendidikan vokasi dan keterampilan kerja. Pendidikan tidak hanya menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah formal, tetapi juga harus menghasilkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja.

Baca Juga :  BKKBN Jambi Kukuhkan Danrem 042/Gapu Jadi Bapak Asuh Anak Stunting

C. Strategi Percepatan Peningkatan IPM Pendidikan Jambi

1. Memperkuat indikator Pendidikan dalam IPM

Dimensi pendidikan dalam IPM diukur melalui indikator Harapan Lama Sekolah dan Rata-rata Lama Sekolah. Oleh karena itu kebijakan pendidikan harus diarahkan untuk meningkatkan kedua indikator tersebut melalui peningkatan akses pendidikan dan kualitas pembelajaran.

2. Mendorong Partisipasi Pendidikan

Partisipasi pendidikan dapat ditingkatkan melalui berbagai program seperti beasiswa bagi keluarga miskin, bantuan pendidikan, serta penguatan pendidikan inklusif.