Bang Jeck
Opini  

Menata Kemandirian Pangan Jambi di Tengah Agenda Nasional

Ketika Urusan PERUT Telah Terpenuhi, Maka Manusia Memiliki Ruang Untuk Berpikir, Bekerja, Dan Membangun PERADABAN

Dr. Fahmi Rasid menyoroti pentingnya kemandirian pangan sebagai fondasi pembangunan daerah dan nasional. Foto: Diskominfo Provinsi Jambi

Ketika Pemerintah Provinsi Jambi menyatakan kesiapan untuk mendukung agenda nasional, maka sesungguhnya itu adalah langkah awal menuju transformasi yang lebih besar. Transformasi dari ketergantungan menuju kemandirian, dari kerentanan menuju ketahanan, dan dari potensi menuju kekuatan nyata.

Karena pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari seberapa tinggi angka pertumbuhan ekonomi, tetapi dari seberapa kuat sebuah daerah mampu memenuhi kebutuhan dasar rakyatnya.

Dan di antara semua kebutuhan dasar itu, pangan adalah yang paling utama. Sebab ketika urusan perut telah terpenuhi, maka manusia memiliki ruang untuk berpikir, bekerja, dan membangun peradaban.

Baca Juga :  Kebijakan Hilirisasi: Keputusan Cerdas Akselerasi Pembangunan Daerah

Referensi:

  1. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Luas Panen dan Produksi Padi 2023–2025.
  2. BPS RI, Statistik Tanaman Pangan Indonesia.
  3. Kementerian Pertanian RI, Outlook Komoditas Padi dan Beras.
  4. Paparan Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Tahun 2026 (Bappeda Provinsi Jambi).
  5. Pernyataan Gubernur Jambi dalam Rapat Perdana TAG Tahun 2026.