Jasa Raharja Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Korban Kecelakaan

Jasa Raharja Dampingi Wapres Gibran Tinjau Penanganan Korban Kecelakaan KM Tunu Pratama Jaya di Pelabuhan Ketapang, Jawa Timu. Foto : Humas Jasa Raharja

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas musibah ini. Sejak awal kejadian, tim Jasa Raharja langsung bergerak cepat dan aktif di Pos Terpadu Banyuwangi dan Ketapang untuk melakukan pendataan identitas korban serta ahli waris yang sah.

Secara paralel, kami juga mulai melakukan pendataan awal untuk mengetahui status korban, domisili, serta ahli waris yang berhak, agar proses penyerahan santunan dapat berjalan cepat dan tepat ketika masa pencarian dinyatakan selesai,” ujar Rubi
Handojo, Plt Direktur Utama Jasa Raharja.

Hingga hari ini, enam korban telah berhasil diidentifikasi sebagai korban meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp50 juta kepada masing-masing ahli waris yang sah, sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Wako AJB Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa

Selain itu, kapal KMP Tunu Pratama Jaya juga memiliki perlindungan
tambahan dari Jasa Raharja Putera, anak perusahaan Jasa Raharja, yang
memberikan manfaat tambahan sebesar Rp75 juta. Dengan demikian, total santunan yang diterima oleh ahli waris mencapai Rp125 juta per korban.

“Kehadiran kami hari ini adalah bentuk nyata dari komitmen negara dalam
melindungi masyarakat. Kami juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar proses penanganan korban dan pemberian santunan dapat dilakukan secepat dan seakurat mungkin,” tambah Rubi.

Baca Juga :  Edi Purwanto Apresiasi Pemprov Jambi Pertahankan WTP 2022

Jasa Raharja juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan darurat ini, seperti Basarnas, TNI, Polri, ASDP Ketapang dan Gilimanuk, KNKT, dan berbagai unsur lainnya yang telah bekerja keras sejak hari pertama kecelakaan terjadi.

“Sinergi antar instansi menjadi faktor utama dalam memastikan evakuasi dan
penanganan korban berjalan maksimal, karena musibah ini adalah duka kita
bersama. Kami berharap seluruh keluarga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” tutup Rubi.