SIDAKPOST.ID, PAYAKUMBUH – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Payakumbuh menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Jorong Simantuang, Kenagarian Situjuah Gadang, Kecamatan Situjuh, Kamis (25/6/2026).
Berdasarkan pantauan Sidakpost.id, bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih. Dalam kegiatan itu, Polres Payakumbuh mengerahkan dua mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan warga.
Penyaluran bantuan dipimpin Kabag Log Polres Payakumbuh, AKP Akno Pilindo, bersama sejumlah personel. Setibanya di lokasi, rombongan langsung mendistribusikan air bersih kepada masyarakat yang telah menunggu.
Kehadiran personel kepolisian disambut antusias oleh warga. Mereka membawa berbagai wadah penampung air untuk mendapatkan pasokan yang sangat dibutuhkan di tengah keterbatasan sumber air bersih.
Kapolres Payakumbuh AKBP Ricky Ricardo melalui Kabag Log AKP Akno Pilindo mengatakan, kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80.
“Momentum HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Penyaluran air bersih ini juga merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga yang sedang membutuhkan,” ujar AKP Akno Pilindo.
Ia menegaskan, Polres Payakumbuh akan terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat dan menjadi bentuk nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Semoga hubungan baik antara Polri dan masyarakat semakin erat,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga Jorong Simantuang mengapresiasi kepedulian Polres Payakumbuh. Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat membantu masyarakat yang selama ini mengalami keterbatasan pasokan air.
Warga berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, terutama saat musim kemarau ketika kebutuhan air bersih semakin meningkat. (Rar)







