SIDAKPOST.ID, PORTO – Manchester City mengawali kiprahnya di Liga Champions dengan hasil positif. The Citizens menundukkan tuan rumah Porto dengan skor 2-0 di Estádio do Dragão.
Berdasarkan pantauan sidakpost.id, Manchester City harus bekerja keras menghadapi Porto yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam 33 pertandingan kandang terakhirnya. Erling Haaland menjadi pembeda setelah mencetak dua gol pada babak kedua.
Pertandingan berlangsung dalam kondisi hujan yang membuat permukaan lapangan cukup licin. Manchester City lebih banyak menguasai bola, tetapi kesulitan menembus pertahanan Porto.
Peluang pertama City hadir pada menit ke-21. Haaland menyambut umpan dengan sundulan keras, tetapi kiper Porto Diogo Costa masih mampu menepis bola.
Delapan menit kemudian, Phil Foden memperoleh peluang dari posisi yang cukup terbuka. Namun, tendangan menyilangnya masih terlalu lemah untuk menaklukkan Costa.
City kembali mendapatkan peluang emas menjelang akhir babak pertama. Matheus Nunes mengirim umpan silang yang disambut tendangan Haaland. Costa kembali melakukan penyelamatan gemilang sebelum menggagalkan peluang lanjutan Rayan Cherki.
Kebuntuan akhirnya pecah dua menit setelah babak kedua dimulai. Phil Foden membawa bola ke depan sebelum Rayan Cherki menemukan Fernández. Umpan cungkil Fernández kemudian disambut Haaland dengan sundulan yang berhasil bersarang di gawang Porto.
Setelah gol tersebut, pertandingan berjalan lebih terbuka. City sempat kehilangan penguasaan bola dalam beberapa kesempatan, tetapi Porto juga kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Manchester City akhirnya memastikan kemenangan pada masa tambahan waktu. Haaland kembali menunjukkan ketajamannya setelah memanfaatkan kerja apik Rayan Ait-Nouri untuk mencetak gol keduanya.
Dua gol tersebut membuat Haaland telah mengoleksi 167 gol dari 203 penampilan bersama Manchester City. Torehan itu membuatnya menjadi salah satu pencetak gol tersubur dalam sejarah klub.
Di Liga Champions, Haaland kini menyamai Sergio Aguero dengan 36 gol sebagai pencetak gol terbanyak Manchester City di kompetisi tersebut.
Pelatih Manchester City Enzo Maresca menilai kemenangan tersebut merupakan hasil dari penampilan lengkap tim selama pertandingan.
“Itu adalah penampilan yang lengkap, baik saat menguasai bola maupun tanpa bola selama 95 menit,” ujar Maresca.
Maresca mengatakan City sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol sejak babak pertama. Namun, penampilan apik kiper Porto membuat timnya harus menunggu hingga babak kedua untuk memecah kebuntuan.
“Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan di babak pertama dan kiper mereka tampil sangat bagus. Kami mencoba melanjutkan dengan cara yang sama pada babak kedua,” katanya.
Maresca juga menegaskan timnya akan menjalani pertandingan demi pertandingan. Menurut dia, kemenangan di markas Porto menjadi bukti bahwa City mampu menunjukkan karakter permainan mereka meski tampil di kompetisi dan stadion yang berbeda.
“Ini pertandingan demi pertandingan. Ini kompetisi yang berbeda, stadion yang berbeda, tetapi yang paling penting adalah kami menunjukkan siapa kami,” tutur Maresca.
Ia menjelaskan, City berusaha bermain agresif ketika kehilangan bola sekaligus merancang permainan secara matang saat menguasai bola untuk mencari kemenangan.
Mengenai perkembangan tim, Maresca mengaku belum ingin memberikan penilaian terlalu jauh. Ia memilih melihat perkembangan City dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
“Soal di mana posisi kami sekarang, saya tidak tahu. Saya bisa melihatnya pertandingan demi pertandingan. Tim ini terus berkembang,” ujarnya. (Sum)









