Imbuh Sekretaris PMI Kabupaten Tebo, selain pembahasan hearing kali ini dibeberkan mengenai kondisi Internal PMI Kabupaten Tebo dan data bantuan hibah Pwmkab Tebo.
“Alhamdulillah sejauh ini kita masih PLT (Pekerja Lillahi Taala), dari tahun 2003 baru sekali dapat dana hibah ditahun 2014, pernah kita ajukan namun ada sedikit kesalahpahaman.
Namun, pihaknya tidak berkecil hati karena justru dengan kondisi seperti itu mendapatkan bantuan dari USAID, AmCross.
“PMI Pusat dan terus berfikir kreatif membantu sesama, saya berharap mengenai kemitraan Dinkes, Diknas dan lainnya agar ada hearing lanjutan.” pungkas Sekretaris PMI Tebo.
Terpisah, Isman Hidayat Pembina PMR SMAN 11 Tebo mengatakan, PMI bukan hanya melayani bidang Donor Darah saja melainkan juga membantu penanganan konflik dan musibah serta mempublikasikan informasi PMI dan tugas kemanusiaan.
“PMI Kabupaten Tebo harus diperhatikan dan harus kita awali dari sini, kami selaku Pembina PMR induk kami bukanlah Dinkes atau Diknas mereka adalah mitra,” ujarnya.
Namun induk PMI, disinilah awal mula mendidik generasi yang peduli dengan kemanusiaan dan pelayanan kesehatan. “Bayangkan apabila generasi muda kita didik maka tentunya akan mendorong generasi sadar akan donor darah,” kata Isman Hidayat. (asa)









