Dosis Standar Pemupukan Kelapa Sawit TBM (Belum Menghasilkan) Sesuai Rekomendasi PPKS

Dosis standar pemupukan kelapa sawit TBM pada tanah mineral sesuai rekomendasi PPKS. Foto: PPKS

Total Kebutuhan Pupuk Selama Fase TBM

Jika dijumlahkan hingga umur tiga tahun, kebutuhan pupuk per pohon adalah sebagai berikut:

Jenis Pupuk Total
Urea 6,6 kg/pohon
Rock Phosphate (RP) 7,175 kg/pohon
MOP 7,65 kg/pohon
Dolomit 8 kg/pohon
Borax 150 gram/pohon

Selain pupuk tersebut, apabila tanaman mengalami gejala kekurangan unsur mikro, dapat diberikan CuSO₄ (Tembaga Sulfat) atau ZnSO₄ (Seng Sulfat) dengan dosis 25–50 gram per pohon sesuai kebutuhan.


Cara Aplikasi Pupuk yang Benar

Keberhasilan pemupukan tidak hanya ditentukan oleh dosis, tetapi juga cara aplikasinya. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Bersihkan gulma di sekitar tanaman sebelum pemupukan.
  • Sebarkan pupuk secara merata mengikuti daerah perakaran aktif.
  • Jangan menumpuk pupuk tepat di pangkal batang karena dapat mengurangi efisiensi penyerapan.
  • Lakukan pemupukan saat tanah dalam kondisi lembap atau menjelang turun hujan ringan.
  • Hindari pemupukan saat hujan lebat karena unsur hara berpotensi tercuci.
Baca Juga :  Tips Bertanam Cabai Rawit yang Mudah dan Produktif

Dengan cara aplikasi yang benar, efisiensi pemupukan akan meningkat dan kehilangan unsur hara dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Merawat Kelapa Sawit yang Baru Ditanam: Langkah-Langkah Penting

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pemupukan TBM

Masih banyak pekebun yang melakukan kesalahan dalam pemupukan sehingga hasilnya kurang optimal. Beberapa di antaranya adalah:

  • Memberikan pupuk melebihi dosis dengan harapan tanaman tumbuh lebih cepat.
  • Menunda jadwal pemupukan.
  • Menabur pupuk terlalu dekat dengan batang.
  • Tidak membersihkan gulma sebelum pemupukan.
  • Mengabaikan kondisi tanah dan curah hujan saat aplikasi.

Kesalahan-kesalahan tersebut dapat menurunkan efisiensi pupuk bahkan menyebabkan pemborosan biaya produksi.