Dosis Standar Pemupukan Kelapa Sawit TBM (Belum Menghasilkan) Sesuai Rekomendasi PPKS

Dosis standar pemupukan kelapa sawit TBM pada tanah mineral sesuai rekomendasi PPKS. Foto: PPKS

2. Rock Phosphate (RP)

Rock Phosphate merupakan sumber unsur Fosfor (P) yang sangat penting bagi perkembangan sistem perakaran.

Akar yang sehat akan meningkatkan kemampuan tanaman dalam menyerap air dan unsur hara sehingga pertumbuhan menjadi lebih cepat dan kuat.

3. MOP (Muriate of Potash)

MOP adalah sumber unsur Kalium (K) yang berfungsi menjaga keseimbangan air dalam jaringan tanaman, meningkatkan ketahanan terhadap kekeringan, serta memperkuat jaringan tanaman.

Kalium juga berperan besar dalam menunjang produksi ketika tanaman memasuki fase menghasilkan.

4. Dolomit

Dolomit mengandung unsur Kalsium (Ca) dan Magnesium (Mg).

Baca Juga :  Dari Ladang Sawit yang Sunyi, Lahir Keteguhan Hati dan Rezeki yang Suci

Selain sebagai sumber kedua unsur tersebut, dolomit juga membantu meningkatkan pH tanah yang terlalu asam sehingga unsur hara lebih mudah diserap tanaman.

5. Borax

Borax merupakan sumber unsur mikro Boron (B).

Meskipun dibutuhkan dalam jumlah sedikit, boron berperan penting dalam pertumbuhan titik tumbuh, pembentukan akar baru, serta perkembangan jaringan muda.

Dosis Standar Pemupukan Kelapa Sawit TBM pada Tanah Mineral

Berikut rekomendasi dosis pupuk tunggal berdasarkan umur tanaman.

Umur Tanaman Urea (g/pohon) RP (g/pohon) MOP (g/pohon) Dolomit (g/pohon) Borax (g/pohon)
Lubang tanam 250 500
1 bulan 100
3 bulan 250 550 150 250
5 bulan 250 250 250
8 bulan 500 750 500 500
12 bulan 500 500 500 25
16 bulan 750 1.125 750 750
20 bulan 750 750 750
24 bulan 1.000 1.500 1.000 1.000 50
28 bulan 1.000 1.500 1.000 1.000
32 bulan 1.000 1.250 1.250
36 bulan 1.250 1.500 1.500 1.250 75
Baca Juga :  Merawat Kelapa Sawit Pasca Tanam