Jangan Ungkit Sedekah, UAS: Bisa Menghapus Pahala Amal Kebaikan

Ustadz Abdul Somad (UAS) menyampaikan tausiah tentang pentingnya menjaga keikhlasan dalam bersedekah serta larangan mengungkit-ungkit pemberian yang dapat menghapus pahala amal kebaikan. Foto: Tangkapan layar/Ustadz Abdul Somad Official

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pendakwah kondang Abdul Somad mengingatkan umat Islam agar tidak mengungkit-ungkit sedekah atau bantuan yang telah diberikan kepada orang lain. Sikap tersebut dapat mengurangi bahkan menghapus pahala dari amal kebaikan yang telah dilakukan.

Pesan itu disampaikan Ustadz Abdul Somad dalam sebuah kajian yang diunggah melalui kanal resmi Ustadz Abdul Somad Official. Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa salah satu kesalahan yang kerap terjadi setelah bersedekah adalah menyebut-nyebut kembali bantuan yang pernah diberikan.

Menurut UAS, Allah SWT telah memperingatkan dalam Al-Qur’an agar orang beriman tidak merusak nilai sedekah dengan mengungkit pemberian maupun menyakiti perasaan penerimanya. Sedekah yang semula bernilai ibadah dapat kehilangan pahalanya apabila disertai sikap merasa berjasa dan ingin dipuji.

Baca Juga :  Sedekah Kecil, Dampak Besar

“Jangan sampai amal yang sudah dilakukan menjadi sia-sia hanya karena terus diingat-ingat dan disebutkan kepada orang lain,” pesan UAS dalam tausiahnya.

Ia juga mengajak umat Islam untuk menjaga keikhlasan dalam berbuat baik. Bantuan yang diberikan hendaknya diniatkan semata-mata karena Allah SWT, bukan untuk memperoleh pujian, penghargaan, atau pengakuan dari sesama manusia.

Baca Juga :  Amalan yang Dianjurkan di Bulan Ramadhan

Lebih lanjut, UAS menekankan bahwa penerima bantuan memiliki kehormatan yang harus dijaga. Karena itu, pemberi sedekah tidak sepatutnya mempermalukan atau mengingatkan kembali jasa yang pernah diberikan.

Melalui tausiah tersebut, Ustadz Abdul Somad berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga hati dan niat dalam bersedekah. Keikhlasan, menurutnya, menjadi kunci agar amal kebaikan diterima dan bernilai pahala di sisi Allah SWT. (Sum)