Buya Yahya Ungkap Kunci Rumah Tangga Berkah, Tekankan Pentingnya Menjaga Hati dan Lisan

Tangkapan layar ceramah YouTube “Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga” yang disampaikan Buya Yahya melalui kanal Al-Bahjah TV. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pendakwah kondang Indonesia, Buya Yahya, membagikan sejumlah nasihat tentang cara menghadirkan keberkahan dan kebahagiaan dalam rumah tangga. Menurutnya, rumah yang harmonis bukan hanya dibangun dengan materi, tetapi juga dengan upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dalam ceramahnya yang tayang di kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa rumah tangga yang dipenuhi ibadah akan menghadirkan ketenangan dan rahmat bagi seluruh anggota keluarga.

“Jadikan rumah sebagai tempat turunnya rahmat Allah dengan menghidupkan ibadah,” ujar Buya Yahya.

Ia menekankan pentingnya membiasakan membaca Al-Qur’an, berselawat, berzikir, hingga menegakkan salat sunah seperti tahajud bersama pasangan. Menurutnya, suasana rumah yang dipenuhi ibadah akan memperkuat ikatan suami istri.

Baca Juga :  Langkah Praktis Melakukan Tazkiyatun Nafs di Era Digital

Selain itu, Buya Yahya juga mengingatkan pasangan suami istri untuk menjaga lisan dan emosi dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai kebiasaan membentak, berkata kasar, dan marah-marah hanya akan merusak keharmonisan rumah tangga.

“Kemarahan adalah kebiasaan buruk yang bisa menular dalam keluarga,” jelasnya.

Buya Yahya menyebut pasangan yang hebat bukanlah yang selalu menang dalam perdebatan, melainkan mereka yang mampu saling menghargai dan menahan emosi demi menjaga ketenangan rumah.

Tak hanya itu, ia juga menyoroti pentingnya membersihkan hati dari sifat dengki, dendam, dan rasa tidak pernah puas. Menurutnya, banyak persoalan rumah tangga bermula dari hati yang kotor.

Baca Juga :  Zina Muhsan: Pengertian, Hukum, dan Sanksi dalam Islam

Ia menyarankan agar suami dan istri menumbuhkan sifat qana’ah atau merasa cukup, mudah memaafkan, serta membangun kebiasaan saling memahami agar rumah tangga terasa nyaman dan damai.

Dalam kesempatan tersebut, Buya Yahya turut mengingatkan bahwa cinta sejati dalam rumah tangga bukan sekadar menuntut perhatian, tetapi juga tentang melayani dan memberi dengan tulus.

“Suami dan istri harus saling mengabdi dan menekan ego masing-masing,” katanya.

Buya Yahya juga menegaskan bahwa rumah yang dijauhkan dari kemaksiatan akan menghadirkan ketenangan batin bagi seluruh anggota keluarga dan menjadi sumber keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. (Sum)