Nasihat Buya Yahya soal Bahaya Selingkuh dalam Rumah Tangga: Dianggap Hina hingga Termasuk Zina Muhsan

Tangkapan layar menampilkan Buya Yahya saat mengisi ceramah keagamaan. Foto: YouTube Al-Bahjah TV

SIDAKPOST.ID, BUNGO — Fenomena perselingkuhan dalam rumah tangga kembali menjadi sorotan publik, seiring dengan maraknya kisah-kisah yang kerap diangkat ke layar kaca maupun film, seperti serial Layangan Putus yang sempat viral dan ramai diperbincangkan.

Menanggapi fenomena tersebut, pendakwah Buya Yahya memberikan penjelasan dan nasihat tegas terkait pandangan Islam terhadap perselingkuhan dalam pernikahan. Nasihat tersebut dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV pada Kamis (21/5/2026).

Menurut Buya Yahya, perselingkuhan dalam rumah tangga merupakan perbuatan yang dipandang rendah, hina, bahkan disebut sebagai tindakan yang sangat terkutuk dalam pandangan agama.

“Selingkuh maknanya adalah melakukan hubungan haram sudah punya yang halal, naudzubillah,” ujar Buya Yahya dalam tayangan tersebut.

Ia menegaskan, seseorang yang sudah menikah namun tetap melakukan hubungan terlarang telah meninggalkan hal yang halal dan memilih yang diharamkan. Kondisi tersebut, lanjutnya, membuat pelakunya terjatuh dalam kehinaan.

“Terhinakan laki-laki seperti itu. Sudah punya halal di rumahnya, ternyata melakukan yang haram,” ucapnya.

Baca Juga :  PD Muhammadiyah Bungo Gelar Sholat Idul Adha 1444 H

Lebih jauh, Buya Yahya menyebut perselingkuhan bagi pasangan yang telah menikah termasuk dalam kategori zina muhsan, yaitu perbuatan zina yang dilakukan oleh orang yang sudah memiliki pasangan sah.

Ia menjelaskan bahwa dalam pandangan syariat, zina muhsan merupakan dosa besar yang memiliki konsekuensi berat.

“Sudah punya halal di rumahnya, ternyata melakukan yang haram, namanya zina muhsan,” jelasnya.

Buya Yahya juga menekankan bahwa perbuatan tersebut tidak hanya berdampak secara moral, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum dalam perspektif syariat Islam, apabila diterapkan.

Ia mengingatkan umat Islam agar menjauhi perbuatan tersebut, terutama bagi mereka yang telah berumah tangga.

“Jika benar dia (selingkuh), naudzubillah, takutlah kepada zina, sudah punya yang halal,” sambungnya.

Dalam penjelasannya, Buya Yahya juga menguraikan sejumlah faktor yang dinilai dapat memicu seseorang yang sudah menikah terjerumus dalam perselingkuhan. Di antaranya adalah lemahnya iman, pengaruh pergaulan, serta konsumsi tontonan yang tidak sehat.

Baca Juga :  Tahukah Kita Masa Depan Yang Sesungguhnya

“Pertama karena kroposnya iman, kedua pergaulan, ketiga adalah tontonan,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa paparan konten pornografi dapat berdampak serius terhadap cara pandang seseorang terhadap pasangannya, sehingga memicu ketidakpuasan dan membuka peluang terjadinya perselingkuhan.

“Jangan main-main nonton film porno, karena itu menjadikan Anda suka melirik kepada orang lain,” tegasnya.

Buya Yahya juga mengingatkan bahwa kebiasaan tersebut dapat membuat seseorang terus merasa tidak cukup dengan pasangan halal yang dimilikinya, sehingga berpotensi membuka pintu perzinaan lebih luas.

Di akhir nasihatnya, ia menegaskan pentingnya rasa cukup dan syukur terhadap pasangan yang sah dalam pernikahan, agar rumah tangga tetap terjaga dari kehancuran akibat perselingkuhan.

Sidakpost.id mencatat, pesan ini menjadi pengingat bagi pasangan suami istri agar lebih menjaga diri, memperkuat iman, serta menghindari faktor-faktor yang dapat merusak keharmonisan rumah tangga. (Sum)