Sementara, Direktur BKKBN Pusat Ahmad Taufik menyampaikan, salah satu visi untuk meningkatkan kualitas dengan Indeks pembangunan keluarga, bahagia, tentram dan mandiri. Untuk melahirkan generasi berkualitas, anak harus sehat.
“Dapat kami informasikan, sampai bulan februari 2022, berdasarkan data di sistem informasi keluarga (SIGA), ada sebanyak 624 kelompok UPPKA yang berada di 11 kabupaten/kota,” ujarnya.
Kegiatan ini akan ada beberapa pemaparan materi antara lain, materi proyek prioritas nasional pemberdayaan ekonomi keluarga akseptor di kampung KB, oleh Direktur pemberdayaan ekonomi keluarga BKKBN.
Kedua, program dan kegiatan UMKM dalam rangka bangga buatan Indonesia di provinsi Jambi oleh Ketua Rim Penggerak PKK Provinsi Jambi.
Ketiga, akan ada narasumber dari mitra kerja, dari komite ekonomi kreatif provinsi Jambi, dinas koperasi dan UKM Provinsi Jambi, universitas muhammadiyah Jambi, Bank Jambi dan BPD AKU Provinsi Jambi.
“Harapan saya setelah pertemuan ini bapak/ibu semua peserta dapat mengaplikasikan dengan baik,” pungkasnya. (adv/rat)








