Siswa Ponpes Ad-Dhuha Dipercaya Jadi Paskibra HUT ke-81 RI di Purwosari

Siswa SMPIT dan SMAIT Ad-Dhuha bersama pendamping dan Babinsa Purwosari berfoto bersama usai latihan persiapan Paskibraka untuk upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Dusun Purwosari, Kabupaten Bungo, Jambi. Foto: Madi

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Siswa Pondok Pesantren (Ponpes) Ad-Dhuha mendapat kepercayaan menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Purwosari, Kabupaten Bungo, Jambi.

Para siswa dari SMPIT dan SMAIT Ad-Dhuha Bungo itu akan mengibarkan Sang Merah Putih pada upacara 17 Agustus 2026 di Lapangan Bola Kaki Dusun Purwosari.

Menjelang hari pelaksanaan, latihan digelar setiap hari. Para siswa mendapat pendampingan langsung dari Babinsa Purwosari, Serka Cuncun Riadi.

Latihan difokuskan pada kedisiplinan, kekompakan, ketepatan gerakan hingga kesiapan menjalankan seluruh rangkaian tugas pengibaran bendera.

Pimpinan Ponpes Ad-Dhuha, Dr. Mukhlisin, mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Pemerintah Dusun Purwosari. Menurut dia, penugasan tersebut bukan sekadar pengalaman mengikuti upacara, tetapi juga bagian dari pendidikan karakter.

“Kepercayaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami. Anak-anak mendapatkan kesempatan untuk belajar disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama dan menumbuhkan rasa cinta kepada Tanah Air,” kata Mukhlisin.

Baca Juga :  Siswi Terbaik Bungo, Sukses Bawa Baki Duplikat Merah Pada Putih HUT RI Ke-79

Menurut Mukhlisin, keterlibatan siswa sebagai Paskibra sejalan dengan pendidikan di pondok pesantren yang tidak hanya menekankan kemampuan akademik dan keagamaan, tetapi juga tanggung jawab sosial serta nasionalisme.

Ia berharap para siswa menjalankan amanah tersebut dengan sungguh-sungguh. Pihak pondok pesantren, kata dia, terus memberikan dukungan selama latihan hingga upacara berlangsung.

“Kami berharap anak-anak bisa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Ini adalah amanah sekaligus kehormatan. Karena itu harus dijalankan dengan disiplin, penuh tanggung jawab dan kekompakan,” ujarnya.

Sementara itu, Rio Dusun Purwosari, Musril Saputra, membenarkan penunjukan siswa Ponpes Ad-Dhuha sebagai petugas Paskibra tahun ini. Penunjukan itu mempertimbangkan keberadaan jenjang pendidikan SMP dan SMA di pondok pesantren tersebut.

Baca Juga :  Cerita Suci, Paskibraka SMA 1 Tebo Ketika Bertemu Sang Ibu

“Iya, tahun ini memang ditugaskan ke Ponpes Ad-Dhuha, sebab mereka sudah ada SMP dan SMA-nya,” ujar Musril saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Musril mengatakan, pada tahun sebelumnya tugas Paskibra diberikan kepada siswa SMA Negeri 3 Bungo. Tahun ini, giliran Ponpes Ad-Dhuha dipercaya menjalankan tugas tersebut.

“Tahun lalu SMA Negeri 3 Bungo. Tahun ini Ponpes Ad-Dhuha,” katanya.

Menurut Musril, penugasan Paskibra di Dusun Purwosari ke depan berpeluang dilakukan secara bergantian. Sejumlah sekolah menengah dan pondok pesantren di wilayah itu dapat memperoleh kesempatan yang sama.

“Untuk tahun depan kemungkinan Ponpes Miftahul Huda atau bisa jadi giliran Ponpes Permata Ilmu. Jadi semua sekolah nanti akan mendapat giliran dalam petugas HUT RI,” pungkasnya. (Sum)