Rakor Percepatan Penanggulangan TBC dan HIV, Dinkes Bungo Ajak Sinergi Lintas Sektor

Rakor Percepatan Penanggulangan TBC dan HIV, Dinkes Bungo Ajak Sinergi Lintas Sektor. Foto : Julian

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas Kesehatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) dan HIV tingkat Kabupaten Bungo tahun 2026.

Pertemuan strategis ini mempertemukan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat komitmen penuntasan dua penyakit menular yang menjadi prioritas kesehatan nasional tersebut, kegiatan ini berlangsung di Aula Bappeda, Kamis (11/6/2026).

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, Rahmat Fitri, memaparkan data terkini penemuan kasus TB Paru di Kabupaten Bungo per 9 Juni 2026 tercatat baru ada 335 kasus positif. Angka tersebut baru mencapai 32,68 persen dari total target hingga akhir tahun.

Baca Juga :  Gubernur Jambi Lantik 13 Pejabat Eselon II

“Jadi di Kabupaten Bungo ditargetkan penemuannya seharusnya 1.025 kasus. Sementara sampai saat ini, kita baru menemukan 335 kasus,” ujar Rahmat Fitri.

Meski masih menyisakan sisa target yang cukup besar, Dinas Kesehatan optimistis angka penemuan kasus ini dapat digenjot hingga mencapai 100 persen pada akhir tahun 2026.

Rahmat mengajak seluruh pihak meningkatkan sinergi lintas sektoral. Melalui Rakor tersebut dirancang sebagai wadah evaluasi kinerja sekaligus perumusan strategi baru yang lebih taktis.

Baca Juga :  Tak Ingin Ada Silpa Lagi, Ketua DPRD Minta Pemprov Jambi Segera Melakukan Fasilitasi ke Mendagri

” Rakor ini, untuk mengevaluasi capaian kinerja penemuan kasus baru dan memperkuat sinergu komitmen bersama menyusun rencana tindak lanjut yang lebih praktis dan terukur,” Tambah Rahmat.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretaris Daerah, H. Deddy Irawan, menegaskan bahwa penanggulangan TBC dan HIV merupakan tantangan berat yang harus dihadapi bersama.

Pemerintah daerah menaruh perhatian serius pada isu ini karena berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia di Bungo.