Tebo  

Penataran Pagar Nusa Ditutup, Ini Pesan KH Basri Khatib Syuriyah PCNU

Suasana Penutupan Penataran Pagar Nusa Tebo, berlangsung sukses. Foto : Amir

SIDAKPOST.ID, TEBO – Kaderisasi Organisasi Pencak Silat NU Pagar Nusa Melaksanakan Penataran, yang di Gelar dari tanggal 22 Juni 2025 , dan hari ini resmi ditutup, bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu Jambi (LAMJ) Kabupaten Tebo, Senin (23/06/2025).

Tampak hadir pada penutupan ini Khatib Syuriyah PCNU Tebo KH. Basri di dampingi Sekertaris PCNU Gus Sukron amin, Ketua Pergunu Gus Dawam, Dewan pendekar Zaenal Arifin, KH Fauzan PP Rahdlatul Falah Tengah Ilir, serta Majelis Pendekar Agus Widarso.

KH Basri sekaligus menjadi Pemateri penatara Pagar Nusa, badan otonom (banom) dari Nahdlatul Ulama (NU) menuturkan, bahwa Pagar Nusa adalah Organisasi yang mewadahi Pencak Silat dibawah naungan NU, yang bertujuan untuk menggali dan mengembangkan, serta melestarikan Seni bela diri Pencak Silat sebagai warisan budaya dan tradisi.

Baca Juga :  56 Saka Bhayangkara Dilantik, Aiptu Dadan : Amalkan Dasa Darma Pramuka

“Pagar Nusa secara resmi didirikan di Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang Jawa Timur, Organisasi ini disahkan sebagai badan otonom NU berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pagar Nusa memiliki peran penting dalam menjaga amaliyah NU, menjaga para Kyai NU, serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” sebut KH Basri.

Baca Juga :  SMKN 2 Tebo Bagi Raport, Orangtua dan Siswa di Rapid Test

Dikatakannya, poin penting Pagar Nusa merupakan bagian dari Organisasi NU yang memiliki otonomi dalam menjalankan kegiatannya, namun tetap berada di bawah naungan dan koordinasi NU di tingkatnya.

Pagar Nusa fokus pada Pencak Silat bergerak dalam bidang pengembangan seni bela diri pencak silat, termasuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan berbagai teknik dan aliran pencak silat serta Menjaga Nilai-Nilai.