Lissa Batik, Sentuhan Elegan Batik Khas Bungo yang Angkat Nilai Budaya dan Kreativitas

Lissa Batik” mampu memproduksi sekitar 35 lembar batik setiap bulan, dengan ciri khas motif lokal Bungo yang sarat makna. Foto : Sari

Perkembangan usaha ini tak lepas dari dukungan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIV Kodim 0416/Bungo Tebo, Ny. Nabila Yudi.

Dukungan tersebut menjadi dorongan besar bagi Ny. Lia untuk terus berkarya dan berinovasi, hingga Lissa Batik semakin berkembang sebagai salah satu produk unggulan batik khas Bungo yang sarat nilai budaya dan kreativitas.

Di tengah kesibukannya, Ny. Lia tetap menempatkan keluarga sebagai prioritas utama. Melalui usahanya, ia berharap dapat membantu perekonomian keluarga sekaligus memberdayakan perempuan di sekitarnya.

Baca Juga :  Jelang HUT RI Masih Ada Penghuni Ruko Yang Belum Pasang Bendera
Baca Juga :  Kisruh Antar Dusun di Bungo Selesai Secara Adat

Kisah Ny. Lia Syarif menjadi bukti bahwa dari rumah sederhana seorang istri prajurit, dapat lahir karya budaya yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga berperan dalam menjaga identitas serta kebanggaan daerah. (**)

Editor : Sari