Kolaborasi TNI AD dan Pemprov Jatim, Cetak Generasi Muda yang Unggul

“Diantaranya dengan akan dibuat sekolah unggulan yaitu SMAN 5 Kediri menjadi SMA Taruna Brawijaya,”tambahnya.

Dalam acara tersebut, lanjut Candra, Kasad memberikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah yang telah mengajak TNI AD untuk berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak Jawa Timur.

“Sebagaiamana disampaikan Kasad, kolaborasi antara TNI AD dengan dunia akademik ini akan bermanfaat dalam jangka panjang dan beliau mencontohkan seperti yang diterapkan di Korea Selatan, Singapura, dan negara-negara maju seperti Amerika maupun Eropa,” ujar Candra

Terkait kepentingan investasi jangka panjang tersebut, menurut Candra, tolok ukur pendidikan tidak hanya sebatas kepada indeks prestasi akademik semata, namun para pelajar harus memiliki tingkat kedisiplinan, karakter, dan wawasan kebangsaan serta kesehatan fisik dan rohani yang bagus.

Baca Juga :  Impian Edi Sekeluarga Jadi Kenyataan, Satgas Tancap Gas Rebah RLTH

“Itu penting, agar para generasi muda kita nanti tidak terjerumus dalam cara berpikir dan bertindak yang pragmatis. Apalagi di era modern seperti saat ini, semuanya bisa serba instan, yang dampaknya anak-anak muda kita ini tidak memiliki semangat juang untuk mandiri dan berdikari dalam menata masa depan mereka secara berkelanjutan,”tegasnya.

Baca Juga :  Satgas Mulai Membangun Tugu Prasasti TMMD Ke-107

Untuk diketahui, SMA Taruna Brawijaya yang akan dibentuk kali ini merupakan sekolah keempat yang dikerjasamakan dengan TNI maupun Kepolisian, dimana konsep dalam pendidikannya menyiapkan ruang untuk membangun karakter dan kedisiplinan yang lebih terukur.

“Sekolah-sekolah ini merupakan sekolah _boarding school_ atau berkonsep asrama dengan berbagai parameter, diantaranya tentang kedisiplinan dan ketertiban di sekolah. Setiap tahun, sekolah ini akan menerima siswa sebanyak 200 orang,”pungkas Candra. (Dispenad)