Bagaimanapun, sambung Mahmud Marhaba, upaya menciptakan ekosistem pers yang sehat dan profesional adalah pekerjaan rumah yang harus melibatkan begitu banyak stake holder.
Pertemuan yang telah dilakukan JMSI antara lain dengan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Komjen Firli Bahuri, Ketua Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Abhan, juga Kapolri Jenderal Idham Aziz yang diwakilkan Direktur Tindak Pidana Siber Brigjen Slamet Uliandi, dan Ketua Lembaga Sensor Film (LSF) Rommy Fibry.
Dengan berbagai lembaga itu, masih kata Mahmud Marhaba, pihaknya akan mengerjalan sejumlah program strategis.
Dalam kaitan dengan rencana pendaftaran JMSI ke Dewan Pers, Mahmud Marhaba telah berkomunikasi dengan anggota Dewan Pers yang juga Ketua Komisi Penelitian, Pendataan dan Ratifikasi Pers, Ahmad Djauhar.
“Alhamdulillah, Mas Ahmad Djauhar juga menyambut baik rencana pendaftaran JMSI dan akan membantu dalam pra pendaftaran pekan depan,” demikian Mahmud Marhaba. (JMSI)
https://youtu.be/NWGW8rjbows









