Jasa Raharja Jamin Korban Laka Tol Jakarta-Cikampek KM 58

Direktur Jasa Raharja unjunganya bersama Menko PMK Muhadjir Effendy, Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan, Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus, dan Direktur Utama RSUD Karawang. Foto : sidakpost.id/dok jasa Raharja 

Selain itu, Jasa Raharja juga membuka posko informasi di RSUD Karawang yang
secara terbuka akan memberikan update informasi, baik terhadap RSUD Karawang
masyarakat yang kehilangan keluarganya, maupun update proses identifikasi korban
dari hasil identifikasi Kepolisian.

Jasa Raharja terus mengingatkan dan mengimbau kepada para pengguna jalan raya. agar senantiasa waspada dan berhati-hati.

Masyarakat, khususnya para pemudik yang akan melakukan perjalanan jauh agar mempersiapkan kendaraan dan fisik yang prima. Tetap utamakan keselamatan dengan mematuhi aturan berlalu lintas, dan segera beristirahat jika lelah dan mengantuk.

Baca Juga :  Presiden Minta Penyusunan Aturan Media Berkelanjutan Selesai dalam Sebulan

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan, menyampaikan bahwa Kepolisian melalui
tim Inafis masih terus melakukan proses identifikasi terhadap sejumlah korban yang
mengalami luka bakar.

“Salah satunya teridentifikasi alamatnya di Kudus, dan kita akan pastikan kembali dengan alamat yang ada. Untuk dua orang korban luka juga sedang dilakukan perawatan di RS Rosela” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Menko PMK Muhadjir Effendy. Ia menyampaikan bahwa
proses identifikasi masih terus dilakukan oleh Tim Inafis Polda Jabar terhadap ke-12
kantong jenazah.

Baca Juga :  Dari Target Realisasi Investasi Rp330 Miliar 2022, Bungo Mencapai Rp1 Triliun Lebih

“Dan tentunya kami mengimbau kepada masyarakat yang hendak melakukan perjalanan mudik agar memastikan kendaraan dan fisik dalam kondisi yang fit, sehingga dapat meminimalisir risiko kecelakaan,” imbuhnya.

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di jalur contra flow.
Musibah terjadi seusai tiga kendaraan, yakni bus Primajasa dari arah Bandung, dan dua minibus dari arah Jakarta tidak dapat menghindari tabrakan yang berakibat kedua minibus terbakar di lokasi.