Bang Jeck

JAMBI NAIK KELAS : Dari Daerah Penyangga Menjadi Aktor Pembangunan Nasional.

FAHMI RASYID - Warga Kota Jambi

Namun ada dimensi lain yang tak kalah penting: kepercayaan publik. Daerah yang maju adalah daerah yang dipercaya warganya. Kepercayaan lahir dari konsistensi kebijakan, integritas pemimpin, dan kehadiran negara dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Seperti diingatkan Bung Hatta, “Pembangunan sejati adalah pembangunan manusia.” Maka pembangunan Jambi ke depan tidak boleh terjebak pada angka dan proyek semata, tetapi harus menghadirkan rasa keadilan, harapan, dan martabat.

#SELAMAT HUT PROVINSI JAMBI YANG KE 69

Hari Ulang Tahun Provinsi Jambi adalah momentum menegaskan posisi. Jambi hari ini bukan lagi daerah yang berjalan di pinggir arena pembangunan nasional. Dengan kepemimpinan yang bekerja, birokrasi yang semakin profesional, serta sinergi lintas sektor yang terus diperkuat, Jambi mulai diperhitungkan sebagai daerah yang serius membangun.

Baca Juga :  Jenazah Betha Moeslimah Tiba di Rumah Duka

Berbagai penghargaan dan pengakuan nasional adalah penanda, bukan tujuan akhir. Tantangan ke depan justru lebih besar: menjaga konsistensi, memperluas dampak, dan memastikan bahwa pembangunan benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Seperti pepatah Melayu, “Sekali layar terkembang, pantang biduk surut ke pantai.” Jambi telah melangkah maju. Kini, tugas bersama adalah memastikan langkah itu terus berlanjut, mantap, terukur, dan bermakna bagi Indonesia.

Baca Juga :  Jambi Mantap Terkelola: Ketika Stabilitas Pangan dan Kelancaran Mudik Bukan Sekadar Kebetulan

Referensi :

Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi. Jambi Dalam Angka (berbagai tahun).

Bappeda Provinsi Jambi. RPJMD Provinsi Jambi 2021–2026.

Putnam, R. D. (1993). Making Democracy Work. Princeton University Press.

Ansell, C. & Gash, A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. JPART.