Harga Karet Terjun Bebas, Petani Karet Kembali Mengeluh

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Turunya harga komoditi karet sejak seminggu terakhir, membuat petani karet di Dusun Pauh Agung, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang, Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi kembali mengeluh.

Ulil selaku petani karet Desa Pauh Agung kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang Kabupaten Bungo,kepada berandajambi meminta kepada pemerintah untuk segera memperhatikan harga komoditi karet.

“Perekonomian kami bergantung kepada hasil karet, melihat kondisi harga karet saat ini, jangankan untuk kebutuhan lain, untuk membeli kebutuhan dapur saja tidak cukup,” ucap Ulil.

Baca Juga :  Tiga IKM di Bungo Dapat Pembinaan Gugus Kendali Mutu

Di sebutkan Ulil, harga komoditi karet terus mengalami penurunan sejak tiga tahun terakhir, menurutnya, penurunan tersebut sangat berdampak terhadap perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Harga di Pasar Lelang Hanya Rp 9 ribu, Petani Karet Pasrah

“Sudah tiga tahun terakhir tidak pernah ada kenaikkan, dan seminggu terakhir ini sudah turun lagi, sebelunnya 7 ribu perkilo, saat ini sudah 6 ribu perkilo,” terangnya. (zek)