Tebo  

Haflatut Tasyakur Angkatan VI Ponpes Al Mansuriyah Berlangsung Khidmat, Santri Diingatkan Jaga Akhlak dan Ilmu

Suasana Haflatut Tasyakur Angkatan VI Pondok Pesantren Tahfiz Al Mansuriyah di Kabupaten Tebo, Minggu (03/05/2026). Foto: Lalu

SIDAKPOPST.ID, TEBO – Pondok Pesantren Tahfiz Al Mansuriyah menggelar Haflatut Tasyakur Angkatan VI Tahun Pelajaran 2025/2026, Minggu (03/05/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan.

Mengusung tema “Generasi Qur’ani: Satukan Langkah Menggapai Cita-Cita”, kegiatan ini menjadi momen pelepasan santri yang telah menuntaskan pendidikan, sekaligus ungkapan rasa syukur atas capaian selama menimba ilmu di pesantren.

Pimpinan Pondok Pesantren Tahfiz Al Mansuriyah, Ustadz Khairul Azhar, S.Pd., M.Pd menegaskan, haflatut tasyakur bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan awal perjalanan baru bagi para santri di tengah masyarakat.

“Anak-anak kami hari ini dilepas bukan hanya membawa ijazah, tetapi membawa amanah sebagai generasi Qur’ani. Jadilah pribadi yang berakhlak mulia, menjaga hafalan Al-Qur’an, serta terus menuntut ilmu di mana pun berada,” ujarnya.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris : Kehadiran Ponpes Sangat Membantu Pemerintah

Ia juga menekankan komitmen pesantren dalam mencetak generasi unggul, baik dari sisi intelektual maupun spiritual.

“Kami berharap para alumni mampu menjadi teladan di tengah masyarakat, menjaga nama baik pesantren, serta terus berkontribusi bagi agama, bangsa, dan daerah,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, tausiyah disampaikan oleh Al Habib Abdullah Alhabsyi yang mengingatkan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

“Siapa yang dekat dengan Al-Qur’an, maka hidupnya akan dimuliakan Allah SWT. Jangan pernah tinggalkan Al-Qur’an, karena di sanalah sumber keberkahan, ilmu, dan ketenangan,” pesannya.

Baca Juga :  Santri Ponpes Al Amanah Pawai Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga adab kepada orang tua dan guru sebagai kunci kesuksesan.

“Kesuksesan tidak hanya diukur dari jabatan dan harta, tetapi seberapa besar bakti kita kepada orang tua, hormat kepada guru, dan manfaat kita bagi sesama,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri keluarga santri, dewan guru, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. Suasana haru dan bangga mewarnai prosesi pelepasan santri Angkatan VI. (Adl)