Florentino Pérez Meradang, Sebut Ada Kampanye Sistematis Guncang Real Madrid

Florentino Pérez saat diwawancarai jurnalis Josep Pedrerol dalam program laSexta, membahas situasi internal Real Madrid serta polemik yang tengah menerpa klub raksasa Spanyol tersebut. Foto: Dok. Real Madrid

SIDAKPOST.ID, MADRID – Presiden Real Madrid, Florentino Pérez, akhirnya buka suara terkait situasi panas yang tengah menyelimuti klub raksasa Spanyol tersebut. Dalam wawancara bersama jurnalis Josep Pedrerol di laSexta, Florentino mengaku kecewa dengan berbagai kritik dan rumor yang diarahkan kepadanya maupun klub.

Florentino menilai kritik yang muncul di media sudah sangat berlebihan dan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di tubuh klub berjuluk Los Blancos itu.

“Saya sedikit terkejut dengan situasi ini dan kritik yang tidak proporsional di media. Itu tidak sesuai dengan realitas, baik secara ekonomi maupun olahraga,” ujar Florentino.

Ia juga menegaskan bahwa kondisi internal Madrid tetap sangat sehat, baik dari sisi finansial maupun prestasi.

“Klub ini memiliki kesehatan ekonomi, institusional, sosial, dan olahraga yang luar biasa,” katanya.

Pernyataan itu muncul sehari setelah Real Madrid resmi mengumumkan pemilihan presiden klub. Florentino mengaku sengaja membuka peluang pemilihan karena merasa ada suasana tidak sehat yang terus dibangun oleh sebagian pihak.

Baca Juga :  Real Madrid Akhiri Tahun 2025 dengan Kemenangan 2–0 atas Sevilla, Mbappé Samai Rekor Klub

“Ada kampanye yang diorkestrasi oleh beberapa jurnalis. Mereka ingin memengaruhi Madrid,” tegasnya.

Meski mendapat tekanan, Florentino memastikan dirinya masih sangat kuat untuk kembali memimpin Real Madrid.

“Bagaimana mungkin saya tidak kuat? Apa kalian juga percaya saya sakit?” ucapnya dengan nada kesal.

Selama kepemimpinannya, Florentino menyebut Madrid telah meraih 66 gelar, termasuk tujuh trofi Liga Champions. Namun, ia merasa pencapaian besar tersebut mulai dianggap biasa oleh publik.

“Kami memenangkan enam Liga Champions dalam sepuluh tahun, tapi bagi sebagian orang itu masih belum cukup,” sindirnya.

Florentino juga membela performa tim musim ini yang dinilai menurun meski sudah diperkuat Kylian Mbappé. Ia menilai jadwal padat dan badai cedera menjadi faktor utama.

“Kami mengalami 28 cedera setelah pergantian pelatih dan tidak punya pramusim yang ideal karena Piala Dunia Antarklub,” jelasnya.

Tak hanya itu, Florentino kembali menyinggung kasus Negreira yang menyeret FC Barcelona. Ia menyebut hubungan Madrid dengan Barcelona kini benar-benar rusak.

Baca Juga :  Real Madrid Hancurkan Real Sociedad 4-1 di Bernabéu

“Saya tidak ingin memiliki hubungan dengan klub yang membayar wasit selama dua dekade,” katanya.

Dalam wawancara tersebut, Florentino juga memastikan Real Madrid akan aktif di bursa transfer musim depan.

“Tentu akan ada perekrutan pemain. Kami selalu mendatangkan pemain terbaik,” ujarnya.

Namun saat ditanya soal kemungkinan mendatangkan Erling Haaland, Florentino memilih irit bicara.

“Itu urusan manajemen olahraga. Saya tidak ikut campur,” tandasnya.

Selain membahas sepak bola, Florentino turut menyinggung polemik konser di Stadion Santiago Bernabéu Stadium. Ia optimistis konser akan kembali digelar dalam waktu dekat setelah persoalan regulasi selesai.

“Saya pikir konser akan kembali sangat segera,” katanya.

Di akhir wawancara, Florentino menegaskan dirinya tidak akan mundur dari Real Madrid dan siap kembali maju dalam pemilihan presiden mendatang.

“Mereka ingin saya mundur dan tidak mencalonkan diri lagi. Tapi mereka salah besar,” tutup Florentino. (Sum)

Sumber: realmadrid.com