Sementara itu, Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Jambi, Syamsul Bahri, menjelaskan alokasi Program IJD Tahun 2026 untuk Provinsi Jambi mencapai sekitar Rp150 miliar.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp70 miliar dialokasikan untuk peningkatan Jalan Padang Lamo, sedangkan sisanya digunakan untuk penanganan ruas jalan di Rantau Rasau, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Menurut Syamsul, pekerjaan peningkatan Jalan Padang Lamo ditargetkan mulai dilaksanakan pada September 2026. Ia menambahkan, dari total sekitar 1.183 kilometer jalan provinsi di Jambi, terdapat sekitar 234,68 kilometer yang masih berkategori rusak berat, termasuk ruas Jalan Padang Lamo, Simpang Betung – Pintas, dan Simpang Lopon – Somel.
“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Komisi III DPRD Kabupaten Tebo untuk memastikan usulan pembangunan jalan provinsi di Kabupaten Tebo tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan, tetapi benar-benar terealisasi demi meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Syamsul. (asa)








