“Sekitar 63 persen alumni AKN terserap di dunia kerja. Karenanya saya wanti-wanti agar mahasiswa tidak minder. Meski kita hanya D1 atau D2, meski kita anak daerah, tapi kita punya potensi luar biasa yang bisa diterima masyarakat ataupun dunia kerja. Tunjukan kita juga bisa bersaing dengan siapapun. Kita majukan Lamteng lebih baik lagi,” tegas dia.
Mustafa juga menyatakan komitmennya untuk mengantarkan Lampung Tengah lebih maju dengan kualitas SDM yang mumpuni. Menurutnya dibutuhkan generasi handal yang untuk bisa mengelola potensi SDA yang ada di Lampung Tengah.
“Lamteng merupakan daerah paling luas di Lampung. Potensi Lamteng terdiri dari sektor pertanian, industri, dan perkebunan. Jika potensi ini mampu dikelola dengan baik, saya percaya Lamteng menjadi kabupaten maju di Indonesia,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua PDD Politeknik di Lampung Tengah Eko Sudarpriyanto, S.Pd. M.Pd menerangkan ada 77 mahasiswa yang diwisuda, mereka terdiri dari 21 mahasiswa manajemen informatika (MI D1), 10 mahasiswa jurusan multimedia (D1) dan 46 mahasiswa teknik komputer jaringan (D2).
Berdiri sejak tahun 2013, jumlah total lulusan PDD Politeknik di Lampung Tengah mencapai 370 mahasiswa, 63 persennya telah terserap tenaga kerja. PDD Politeknik di Lampung Tengah merupakan satu dari 7 perguruan tinggi yang menjadi binaan Politeknik Lampung.
Sebutnya, setelah Resmi lulus dari sini, mahasiswa diharapkan bisa terus meningkatkan kompetensinya, tak hanya mengandalkan ijasah.
“Mahasiswa harus memiliki kompetensi yang mumpuni. Terlebih di tengah tingginya persaingan dunia kerja saat ini, tentunya hal ini harus diantisipasi dengan bekal kemampuan dan kompetensi yang kita miliki,” paparnya.



