Aipda Dadan dan Sertu Daryono Jadi Pemateri Tentang Radikalisme di Sekolah

Tampak BKTM Aipda Dadan Juanda bersama Babinsa Sertu Daryono, bersama Siswa dan panitia kegiatan pemateri tentang radikalisme, di SMKN 5 Kabupaten Tebo. Foto : sidakpost.id/Amir Said

Babinsa Sertu Daryono dalam paparannya mengatakan, Radikalisme diartikan sebagai paham atau aliran yang menginginkan perubahan atau pembaharuan sosial dan politik dengan cara kekerasan.

“Untuk mencegah pengaruh paham Radikalisme perlu adanya pembelajaran nilai-nilai luhur 4 pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,”ujarnya.

Dijelaskan, setiap pilar memiliki tingkat, fungsi dan konteks yang berbeda. Dalam hal ini, posisi Pancasila tetap ditempatkan sebagai nilai fundamental berbangsa dan bernegara.

Baca Juga :  Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Bungo Ternyata Hanya Demam Biasa
Baca Juga :  Gubernur Jambi Terus Perjuangkan Fasilitas RSUD Raden Mattaher

“Nilai empat pilar diharapkan dapat mengukuhkan jiwa kebangsaan, nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa untuk mencintai dan berkehendak dalam membangun negeri,”tutupnya. (asa)