Tebo  

Gedung KPU Tebo Baru Diresmikan, Kondisi Bangunan Jadi Sorotan Publik

Kondisi salah satu bagian Gedung KPU Kabupaten Tebo yang tampak mengalami kerusakan pada plafon meski baru selesai direhabilitasi dan diresmikan, Selasa (7/7/2026). Bangunan tersebut menjadi sorotan publik karena proyek rehabilitasinya menelan anggaran hampir Rp3 miliar. Foto: Lalu

SIDAKPOST.ID, TEBO – Peresmian Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tebo yang dihadiri Ketua KPU RI, Bupati Tebo, unsur Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan pada Selasa (7/7/2026), diwarnai sorotan masyarakat terhadap kondisi fisik bangunan yang baru selesai direhabilitasi.

Berdasarkan pantauan di lokasi, beberapa bagian bangunan tampak mengalami kerusakan. Pada bagian luar gedung, plafon terlihat terlepas dari dudukannya. Sementara itu, di bagian atap tampak tumbuh rumput liar.

Kondisi tersebut menjadi perhatian publik karena muncul bertepatan dengan peresmian gedung hasil rehabilitasi yang dibiayai menggunakan anggaran negara.

Baca Juga :  Jalan Rimbo Ilir Banjir, Aipda Dadan Bantu Pengendara yang Terjebak

Berdasarkan data pengadaan pemerintah, proyek rehabilitasi Gedung KPU Kabupaten Tebo memiliki pagu anggaran sebesar Rp2,994 miliar dengan nilai kontrak Rp2,973 miliar. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh CV Bukit Raya Konstruksi.

Besarnya nilai proyek memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak terkait kualitas hasil pekerjaan. Masyarakat berharap bangunan yang dibiayai dengan anggaran negara dibangun sesuai spesifikasi teknis, berkualitas, dan layak digunakan dalam jangka panjang.

Selain itu, muncul pula pertanyaan mengenai proses pelaksanaan dan pengawasan proyek, termasuk apakah seluruh pekerjaan telah diselesaikan sesuai kontrak dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Babinsa Serka Indra Ikut Masyarakatkan Sepak Bola Usia Dini

Sorotan juga disampaikan Aktivis Muda Kabupaten Tebo, Rengki Delfika dari Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tebo (GEMAKATO). Menurutnya, Gedung KPU merupakan simbol demokrasi yang seharusnya dibangun dengan kualitas terbaik.

“Gedung KPU merupakan simbol demokrasi. Dengan anggaran hampir Rp3 miliar, rehabilitasi seharusnya dikerjakan secara profesional sesuai spesifikasi teknis agar tidak menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” ujar Rengki.