Sane Cetak Gol Cepat, Jerman Takluk 1-2 dari Ekuador namun Tetap Juara Grup

Leroy Sane melepaskan tembakan yang berbuah gol pembuka Jerman saat menghadapi Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium, Jumat (26/6/2026) WIB. Foto: FIFA/ Getty Images.

SIDAKPOST.ID, NEW YORK – Timnas Jerman harus mengakui keunggulan Ekuador 1-2 pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026 di New Jersey Stadium, Jumat (26/6/2026) WIB. Meski menelan kekalahan, Der Panzer tetap melaju ke babak 32 besar dengan status juara grup.

Berdasarkan pantauan sidakpost.id, Jerman sebenarnya mengawali pertandingan dengan sempurna. Baru dua menit laga berjalan, Leroy Sane membawa timnya unggul lewat penyelesaian tenang setelah menerima umpan Florian Wirtz. Gol tersebut menjadi gol tercepat Jerman di ajang Piala Dunia sejak edisi 1934.

Namun keunggulan itu tak bertahan lama. Ekuador mampu menyamakan kedudukan pada menit kesembilan melalui Nilson Angulo yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti dan gagal diantisipasi Manuel Neuer.

Pada babak kedua, Jerman sempat mendapat hadiah penalti. Akan tetapi, keputusan wasit dibatalkan setelah tinjauan VAR menunjukkan Leroy Sane lebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Pablo Vite dalam proses terjadinya insiden.

Baca Juga :  Aston Villa Tumbangkan Chelsea 2-1 di Villa Park

Jerman kembali memperoleh peluang emas ketika Sane berhasil lolos ke kotak penalti. Namun tembakannya masih mampu diamankan kiper Hernan Galindez.

Petaka bagi Jerman datang pada menit ke-77. Berawal dari situasi sepak pojok, Kevin Rodriguez menyundul bola ke depan gawang dan Gonzalo Plata lebih cepat menyambarnya untuk membawa Ekuador berbalik unggul 2-1.

Dalam rilis FIFA, kapten Jerman Joshua Kimmich mengakui timnya tampil di bawah performa setelah unggul cepat.

“Kami memulai laga dengan baik, tetapi kemudian terlalu mudah kehilangan bola dan terus mengundang mereka untuk menyerang. Kami membuatnya mudah bagi mereka dan membiarkan mereka berkembang dalam pertandingan. Di babak kedua, kekalahan ini memang pantas kami terima,” ujarnya.

Baca Juga :  Manzambi Cetak Brace, Swiss Bungkam Bosnia 4-1 dan Puncaki Grup B

Penyerang Jerman Denis Undav juga menilai Ekuador tampil lebih agresif sepanjang pertandingan.

“Ekuador lebih agresif dan lebih tajam dibanding kami. Itu sesuatu yang harus kami pelajari dan kami harus menarik kesimpulan yang tepat. Kami tidak bermain cukup langsung dan tidak menciptakan banyak peluang,” katanya.

Meski kalah, Jerman tetap finis di puncak klasemen Grup E dengan koleksi enam poin berkat keunggulan selisih gol atas Pantai Gading yang juga mengumpulkan enam poin. Sementara kemenangan tersebut memastikan Ekuador lolos ke babak 32 besar sebagai salah satu dari delapan tim peringkat ketiga terbaik. (Sum)