SIDAKPOST.ID, TEBO – Kembali terjadi
Kelangkaan gas LPG 3 kg di wilayah Kabupaten Tebo, kondisi ini menjadi sorotan serius Aktivis Rio Black, dirinya mempertanyakan keseriusan Pemerintah Kabupaten Tebo dalam menangani persoalan yang bukan masalah baru lagi, melainkan sudah berulang kali terjadi kelangkaan LPG
ini yang membuat masyarakat resah dan pusing tujuh keliling.
Aktivis Rio Black menyebutkan bahwa kelangkaan Gas subsidi tersebut bukan terjadi jali ini saja, melainkan sudah berlangsung lama dan terus berulang tak ada hentinya, hingga kini belum terlihat langkah tegas dan menyeluruh dari pihak pemerintah atau pihak terkait.
Ini sangat serius dan bukan hal yang baru, kelangkaan LPG 3 kg sudah sering terjadi bahjan masyarakat sudah muak dengan kejadian seperti ini, jangan sampai masyarakat terus jadi korban berkepanjangan tanpa ada solusi nyata.
” Adanya Keputusan Bupati Tebo tentang pembentukan Tim Pemantauan Harga dan Distribusi BBM dan LPG tabung Gas 3 kilo gram tahun 2025, namun keberadaan tim tersebut harus dibuktikan dengan kerja nyata dan bukan sekadar formalitas administrasi belaka, ” kata Rio Black.
Dikatakannya, Kepada Pemkab Tebo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), agen penyalur, hingga Dinas Perizinan untuk duduk bersama dan memberikan solusi konkret kepada masyarakat.
Dilakukan pengawasan ketat terhadap distribusi LPG subsidi agar tepat sasaran dan tidak terjadi penimbunan maupun permainan harga.
Kalau memang ada tim pemantau, buktikan dengan tindakan dan Sidak ke lapangan, cek distribusi, transparankan kuota dan jalur penyaluran jangan hanya diam saat rakyat kesulitan.







