30 Sertifikat “Mengendap” Sejak 2023, Warga Peninjau Ultimatum Demo BPN Bungo

Datuk Rio Dusun Peninjau Afrizal yang sudah Capek dijanjikan oleh pihak BPN Bungo terkait sertifikat warga program PTSL 2023 tak kunjung diserahkan. Foto : Ahmad

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Puluhan warga dusun Peninjau kecamatan Bathin II Pelayang, kabupaten Bungo terus mempertanyakan sertifikat tanah milik mereka yang sampai kini belum juga diserahkan oleh pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bungo.

Desakan puluhan warga itu disampaikan kepada Datuk Rio (Kepala Desa) setempat dan meminta agar pimpinan dusun mereka mempertanyakan persoalan itu kepada pihak BPN Bungo.

“Sertifikat tanah milik warga desa kami belum juga diantar (pihak BPN Bungo), kami tunggu-tunggu janji mau ngantar dari sebelum bulan puasa sampai kini belum juga diantar,” ungkap Datuk Rio Peninjau, Afrizal, Sabtu (25/4/2026).

Baca Juga :  Pemkab Bungo Gelar Upacara Peringatan Harkitnas

Dijelaskan Afrizal, jumlah sertifikat tanah milik warga dusun Peninjau sebanyak 30 lembar yang diajukan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2023 lalu.

“Sertifikat sudah jadi, saya sudah mau jemput, janji mereka mau antar ke dusun, sampai kini belum jugo di antar. Jumlah sertifikatnya kurang lebih 30 lembar,” papar Afrizal.

Oleh karena itu ia meminta agar pihak BPN Bungo tidak lagi menunda-nunda penyerahan sertifikat tanah milik masyarakatnya agar tidak ada lagi pertanyaan yang mengganjal bagi masyarakat atas nama pemilik sertifikat tersebut.

Baca Juga :  Polres Bungo, Amankan 85 Gram Sabu dan Bandar di Seberang Jaya

“Kami cuma minta segera diserahkan, kalau tidak segera diserahkan sertifikat masyarakat desa Peninjau secepatnya, kami masyarakat desa peninjau akan demo BPN Bungo dengan LSM Padam’s,” tegas Afrizal.

“Sudah capek di janji-janji terus oleh BPN katanya mau ngantar ke dusun. Abang sudah capek di desak masyarakat. abang jugo lah bolak balik ke BPN minta supaya di antar ke dusun dan dibagi, nyatonyo sampai kini belum jugo,” tandasnya.