“Kami bangga menjadi bagian dari angkatan terakhir IAI Tebo. Ini bukan hanya tentang gelar sarjana, tetapi juga catatan sejarah dan pengalaman berharga bagi kami,” ungkapnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh orang tua wisudawan, Suratman. Ia bersyukur atas kelancaran prosesi wisuda meski terdapat beberapa kendala teknis selama acara berlangsung.
“Secara umum kami bangga dan berterima kasih kepada IAI Tebo. Namun, selama prosesi wisuda terdapat kendala pada tampilan layar infokus yang terhubung dengan live streaming sehingga kurang jelas terlihat,” katanya.
Sementara itu, Wakil Rektor III IAI Tebo, Andi Susanto, S.P., M.Pd., menegaskan bahwa dengan berakhirnya wisuda ke-XXII ini, IAI Tebo secara resmi menutup satu bab perjalanan sejarahnya sebagai institut dan bersiap menyongsong babak baru sebagai universitas pada tahun 2026.
“Harapannya, universitas ini nantinya mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya. (adl)







