Wanita Terjun di Jembatan Aur Duri I Ditemukan Meninggal Dunia

Wanita yang Terjun dari Jembatan Aurduri I Jambi Berhasil Ditemukan dalam keadaan Meninggal Dunia, Operasi SAR Resmi Ditutup. Foto : Basarnas 

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Memasuki Hari Ketiga,Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan korban yang diduga terjun dari Jembatan Aur duri I, Kelurahan Teluk Kenali, Kecamatan Telanai Pura, Kota Jambi.

Korban yang diketahui bernama Shalsabila Andriany (24) ditemukan meninggal dunia, Minggu (18/01/2026) pagi.

Kepala Kantor SAR Jambi, Adah Sudarsa peristiwa yang bermula pada Jumat, 16 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WIB Berdasarkan keterangan saksi, korban terlihat berjalan kaki di sekitar Jembatan Aurduri I sebelum berhenti di tengah jembatan.

“Korban lalu melompat dari jembatan Aur Duri 1 ke Sungai Batanghari. Saat kejadian, warga menemukan sepasang sandal milik korban,” ujarnya.

Baca Juga :  Korban Kedua Kecelakaan Perahu di Sungai Pengabuan Ditemukan Meninggal Dunia

Kejadian ini segera dilaporkan oleh Bapak Ahmad Zullifli ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Jambi pada pukul 12.40 WIB.

Sejak menerima laporan, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Rescuer Kantor SAR Jambi, Polairud Polda Jambi, Damkar Kota Jambi, Polsek Telanaipura, dan dibantu masyarakat sekitar langsung bergerak cepat.

Pencarian dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan membagi tim menjadi beberapa unit (SRU):

– Penyisiran Air: Menggunakan rubber boat dan kapal patroli untuk menyisir aliran Sungai Batanghari hingga radius 8 KM ke arah hilir.

Baca Juga :  Ketua DPRD provinsi Jambi minta Kadis kesehatan perketat prokes di dalam sekolah

– Pemantauan Udara: Menggunakan drone untuk memantau area sekitar Lokasi melalui Udara.

Titik terang muncul pada hari ketiga pencarian, Minggu (18/01/2026). Pukul 10.15 WIB, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan posisi korban pada koordinat 1 ∘32 ′1.77″S, 103∘39 ′37.09″E atau kurang lebih 20 KM dari lokasi kejadian.

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju rumah sakit Raden Mattaher,” ungkapnya.