Ia juga tidak terima dirinya menjadi korban amukan sekelompok pemuda tak dikenal tersebut. Jujur hingga kini kepada masih terasa sakit akibat serangan brutal mereka kepada dirinya. Orang tidak kenal kok main pukul sepeti itu.
“Saya tak terima perlakuan sekelompok pemuda tak dikenal tersebut, ini akan saya laporkan ke pihak berwajib agar mereka tahu kalau tindakan meraka sudah salah dan melanggar hukum,” cetusnya.
Untuk diketahui, setelah melakukan aksi brutalnya di simpang lorong utama kecamatan Bungo Dani. Sekelompok pemuda setelah itu membubarkan diri menuju arah Rantau Pandan. (Ahd)









