“Jadi, beruk menggelayut dari arah belakang, dan mengigit punggung korban wanita hamil itu. Suaminya, yang mengemudikan kehilangan arah menabrak tembok,” terang Merdin
Setelah itu, beruk bernama ilmiah Macaca Nemestrina tersebut lari dan warga memburunya. Tetapi warga tidak berani menangkap karena melihat perawakan beruk yang cukup besar dan taringnya yang cukup tajam.
“Saat ini beruk sudah dimasukkan ke kandang besi yang lebih kuat. Kami akan terus berkordinasi dengan pihak Kebun Binatang Ragunan untuk dapat tempat dan lebih baik dipelihara di sana. Kami akan terus mengawasi keberadaan beruk tersebut,” pungkas Merdi. (jnn/red)







