Perubahan Perilaku Pemlih, Antara Pragmatisme dan Kesadaran Politik

Mursyid Sonsang ( Wartawan Senior dan Alumni Lemhannas PPSA 18). Foto : Dok JMSI

Sebab pada akhirnya saat paling krusial adalah dua menit di bilik suara. Memory mana yang paling berhasil mendorong untuk mencoblos siapa.

Baca Juga :  Gejala Kolesterol Tinggi Serta dan Mengetahuinya

Di pilkada yang kontestannya lebih sedikit kecenderungan sama – sama melakukan money politik terbuka lebar. Kualitas janji dan program serta intensitas sentuhan atau doktrin tim menjadi faktor terkait yang sangat berpengaruh. (**)