Pasca Tragedi Pembunuhan, Bupati John Kenedy Azis Tegaskan Upaya Antisipasi Ditengah Masyarakat

Pasca Tragedi Pembunuhan, Bupati John Kenedy Azis gelar diskusi di Pendopo bersama tokoh masyarakat. Foto : Rizki

SIDAKPOST.ID, Pariaman – Situasi sosial yang mengkhawatirkan di Padang Pariaman, mendorong Bupati John Kenedy Azis mengambil langkah cepat.

Secara mendadak, ia mengundang berbagai unsur masyarakat ke Pendopo Bupati untuk menggelar diskusi bersama menyikapi maraknya persoalan sosial dan kriminal yang mencoreng wajah daerah.

“Sengaja kami hadirkan, seluruh dunsanak ke pendopo ini untuk menyikapi berbagai isu kemasyarakatan yang menyelimuti Padang Pariaman. Ini tanda bahwa Padang Pariaman tidak sedang baik-baik saja,” ujar Bupati John Kenedy Azis di Pendopo, Minggu (22/6/2025).

Didampingi Wakil Bupati Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah, pertemuan ini juga dihadiri Ketua Harian LKAAM Sumbar Dr. Amril Amir Dt. Lelo Basa, Ketua MUI Padang Pariamab, Ketua LKAAM Padang Pariaman, Bundo Kanduang, Forum Camat, Forum Wali Nagari, unsur Bamus, cadiak pandai, pimpinan pondok pesantren, kepala Kemenag, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi pemuda.

Baca Juga :  Sosok New Nissan Livina Terungkap, Apa Kata NMI?

Bupati JKA menyebut, rangkaian kasus seperti pembunuhan sadis terhadap Nia, kekerasan seksual terhadap anak, hingga kasus mutilasi terhadap tiga remaja putri menjadi peringatan keras bagi semua pihak.

Baca Juga :  Wagub Jambi Sambut Kedatangan Jemaah Haji

“Saya tak mau kehilangan, momen untuk mencari solusi. Kita harus cepat dan tanggap,” tegasnya.

Ia pun mengajak, seluruh elemen adat, agama, dan pemerintahan untuk turun ke bawah, menyapa dan memantau anak kemenakan.

“Kepada ninik mamak, alim ulama, pemuda, mari kita jaga bersama generasi ini. Jangan ada lagi tragedi serupa terjadi di Padang Pariaman yang kita cintai,” pintanya.

Suasana diskusi berlangsung hangat dan serius, berbagai tokoh menyampaikan pandangan dan saran untuk dijadikan agenda tindak lanjut pemerintah daerah.