Bungo  

Panen Jagung Hibrida 1,5 Hektar di Tanjung Agung, Camat Camat Muko-Muko Batin VII Dorong Ketahanan Pangan Desa

Camat Mukomuko Batin VII, Septian Arifin saat melakukan panen jagung hibrida di lahan seluas 1,5 hektar di Desa Tanjung Agung. Foto: Widodo

SIDAKPOST.ID, BUNGO – Camat Mukomuko Batin VII, Septian Arifin,S.TP., M.M.Tr.IP melakukan panen jagung hibrida di Desa Tanjung Agung pada pekan ketiga Ramadan. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penguatan ketahanan pangan desa yang dijalankan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Panen dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1,5 hektar yang selama ini dikelola oleh BUMDes bersama masyarakat setempat. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah kecamatan dan pemerintah desa untuk memanfaatkan lahan produktif sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah pedesaan.

Dalam kegiatan panen tersebut, Camat Septian Arifin menyampaikan bahwa jagung hibrida dipilih karena memiliki produktivitas yang relatif tinggi dan memiliki nilai ekonomi yang cukup baik bagi petani. Selain itu, komoditas jagung juga dinilai memiliki peluang pasar yang luas, baik untuk kebutuhan pangan maupun pakan ternak.

Baca Juga :  Pjs Bupati Bungo, Buka Pelatihan Berbasis Kompetensi di BLK

Ia mengatakan, dari lahan seluas 1,5 hektar tersebut pihaknya menargetkan hasil panen minimal sekitar 5 ton jagung. Target tersebut dinilai cukup realistis dengan mempertimbangkan kondisi lahan dan proses budidaya yang dilakukan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Panen Jagung, Kapolres Tebo: Polri Siap Dukung Program Ketahanan Pangan

“Alhamdulillah pada minggu ketiga Ramadan ini kita bisa melaksanakan panen jagung hibrida di Desa Tanjung Agung. Lahan yang dikelola sekitar 1,5 hektar dan kita berharap panen kali ini bisa menghasilkan setidaknya sekitar 5 ton jagung,” ujar Septian Arifin.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sekadar panen hasil pertanian, tetapi juga menjadi bukti bahwa desa mampu mengelola potensi pertanian secara produktif melalui program BUMDes.