Opini  

Opini Musri Nauli SH ‘ Pakaian Penutup Tubuh

Musri Nauli SH, Advokat yang juga Direktur Media Haris-Sani. Foto : dok sidakpost.id

Ketika menjalankan tugas-tugas sehari-hari, kalaupun tidak berbatik, diusahakan pakai kemeja berlengan panjang dan celana dasar. Namun untuk menghadiri persidangan, diwajibkan selalu menggunakan dasi.

Lalu bagaimana dengan style saya sehari-hari. Tentu saja kaos berkerah ataupun kaos-kaos yang nyaman, celana jeans selalu menemani. Selain terlihat santai justru menunjukkan keakraban dari suasaa sehar-hari. Namun saya menghindari pertemuan diluar menggunakan celana pendek. Selain kurang nyaman, celana pendek biasanya dikenakan untuk tidur. Ataupun sehari-hari dirumah.

Sehingga tidak salah kemudian didalam mobil selalu tersedia untuk berbagai pertemuan. Entah batik yang digantung, celana dasar ataupun baju-baju resmi untuk bersidang. Termasuk juga berbagai kaos untuk perjalanan sehari-hari.

Baca Juga :  Drama Korea dalam Demokrasi

Ketika Presiden Jokowi memulai tugasnya, Presiden kemudian mengajak seluruh pegawai pemerintah menggunakan kemeja putih, berlengan panjang yang digulung. Ajakannya cukup sederhana. Agar “gesit” didalam bekerja.

Sehingga kemudian menjadi pemandangan lazim ketika menghadiri acara-acara banyak sekali pegawai Pemerintah menggunakan pakaian yang dianjurkan oleh Presiden Jokowi. Terutama di waktu-waktu tertentu. Selain juga menggunakan baju batik.

Baca Juga :  Kandasnya DR.Solihin di Pilkada Bungo 2024

Namun yang aneh justru saya memperhatikan detail seorang pejabat posisinya begitu penting justru selalu menggunakan celana jeans dan baju kotak-kotak. Acara apapun.

Padahal kadangkala saya memperhatikan ketika dia juga melantik pejabat yang justru berpakaian rapi. Termasuk juga bertemu dengan tokoh-tokoh masyarakat maupun tokoh-tokoh agama yang justru datang menggunakan pakaian keagamaan.