“Rekor 2023, fatalitas kecelakaan lalu lintas menurun karena kecepatan penanganan dan digitalisasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Ini tentu berkat kolaborasi dan kerja keras kita semua, termasuk para jajaran Dirlantas. Dan saat ini kami juga sudah bekerja sama dengan seluruh rumah sakit di bawah Kemenkes, sehingga Jasa Raharja betul-betul ingin mewujudkan bahwa negara hadir untuk masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan, menyampaikan bahwa dari
paparan para Dirlantas, pihaknya sudah bisa memetakan tempat-tempat mana saja
serta cara bertindak apa saja yang akan dilakukan oleh Polri dan stakeholder saat
momen Lebaran nanti.
Aan menyampaikan, ada sejumlah klaster yang akan jadi perhatian, antara lain pengaturan pada jalan tol, manajemen pengaturan rest area, himbauan kepada
masyarakat untuk memastikan saldo e-money tidak kosong untuk mencegah adanya hambatan di exit tol, dan selalu update informasi melalui social media lantas setempat untuk mengetahui informasi kepadatan jalan dan jadwal rekayasa lalu lintas, dan pembatasan angkutan barang, terutama kendaraan sumbu tiga ke atas. “Kemudian
pengaturan jalur arteri, terutama saat pelaksanaan one way di jalan tol,” paparnya.
Rombongan yang berangkat dari Gedung Korlantas Polri mengawali pengecekan jalur ke Pos PAM Cikopo dan mendengarkan paparan dari Dirlantas Polda Jawa Barat tentang kesiapan Operasi Ketupat 2024. Kemudian, melanjutkan pengecekan ke Pos PAM Kalikangkung wilayah hukum Polda Jawa Tengah.
Di hari kedua, rombongan melanjutkan tinjauan menuju Rest Area Km 575 di Ngawi, dan Kantor Jasa Marga Exit Tol Satelit di Surabaya, Jawa Timur, sekaligus
mendengarkan paparan kesiapan Operasi Ketupat 2024 dari Dirlantas Polda Jawa
Timur. (zek)







