Selain itu tinjauan Sekolah SMA/SMK untuk memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berjalan lancar dan efektif serta menilai kemampuan akademik siswa dalam berbagai mata Pelajaran.
“Pelaksanaan TKA ini untuk mengukur kemampuan akademis siswa secara lebih menyeluruh. Tes ini diujikan untuk siswa SD, SMP dan SMA/SMK.Di tahun 2025 ini, TKA akan dilaksanakan pertama kali untuk jenjang SMA sederajat,” tegasnya.
Dengan Adanya pelaksanaan TKA ini, nantinya pemerintah mempunyai data statistik tingkat kemampuan anak-anak didik di masing-masing sekolah yang ada di Provinsi Jambi, selain itu dapat juga kita lihat kemampuan para guru-gurunya sejauh mana SDM tenaga pendidiknya.
“Nantinya kita akan melihat hasilnya yang keluar setelah TKA ini di Jakarta, dan untuk perbandingan di Provinsi Jambi bagaimana kemampuan siswa siswi kita, apakah bisa sama dengan siswa lain yang ada di Indonesia,” sambungnya.
“Nantinya Pemerintah pusat juga akan melihat bagaimana perkembangannya, sebelum adanya MBG yang diberikan kepada siswa dan setelah diberikan, apakah ada peningkatan SDM, bagi siswa, dengan tujuan kita bersama agar setiap hari perbaikan-perbaikan semakin meningkat dalam peningkatan SDM bagi generasi penerus bangsa,” imbuhnya.
Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris mengimbau para siswa agar ikut Tes Kemampuan Akademik (TKA) dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan akademik siswa secara objektif, selain itu meningkatkan kualitas Pendidikan.
“Dengan mengetahui kemampuan siswa, sekolah dapat melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas Pendidikan, selain itu menentukan potensi siswa dan bakat dalam berbagai mata pelajaran. Dengan mengetahui kemampuan dan potensi diri, siswa dapat mempersiapkan diri untuk masa depan yang lebih baik,” imbaunya.







