Gubernur Al Haris: Program MBG Gerakkan Ekonomi Daerah, Rp7,2 Miliar Berputar Setiap Hari di Jambi

Gubernur Jambi Al Haris bersama Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya dan jajaran peserta menghadiri Rapat Konsolidasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di BW Luxury Hotel, Sabtu (02/05/2026). Foto: Diskominfo Provinsi Jambi

SIDAKPOST.ID, JAMBI – Pemerintah Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Hal tersebut disampaikan Gubernur Jambi saat menghadiri Rapat Konsolidasi Pelaksanaan MBG bersama Wakil Kepala BGN, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, jajaran BGN pusat, Sekda Provinsi Jambi Sudirman, Kepala Satgas MBG kabupaten/kota, serta para pengelola SPPG, mitra, dan relawan di BW Luxury Hotel, Sabtu (02/05/2026).

Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa pelaksanaan MBG di Provinsi Jambi menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, tercatat 205 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah hadir, terdiri dari 173 unit operasional dan 32 unit siap operasional. Selain itu, sebanyak 302 SPPG masih dalam tahap persiapan dan survei lapangan.

“Program ini menyasar anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui yang kurang gizi. Namun manfaatnya sangat luas, termasuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Gubernur Al Haris.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Panen Perdana Melon Premium di Tanjung Jabung Timur

Menurutnya, kehadiran MBG telah menciptakan pasar yang jelas bagi petani, peternak, serta pelaku usaha lokal. Produk pertanian dan peternakan kini lebih banyak terserap di dalam daerah.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Buka Loba Pacu Perahu, Multiplayer Sungai Batanghari Bersih, Dukung Ekonomi Masyarakat

“Dulu banyak yang menjual keluar daerah, sekarang cukup di Jambi saja sudah terserap. Ini tentu sangat membantu perekonomian daerah,” tambahnya.

Gubernur Al Haris juga menekankan pentingnya peningkatan produksi pangan, khususnya beras. Saat ini, Jambi baru mampu memenuhi sekitar 71 persen kebutuhan beras secara mandiri, sementara komoditas telur ayam telah mampu mencukupi kebutuhan lokal.

Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya menjelaskan bahwa di Provinsi Jambi terdapat 446 ribu penerima manfaat MBG dengan melibatkan 545 supplier dalam rantai pasok.