Lanjutnya, pemerintah daerah disarankan segera menyiapkan langkah strategis berupa penyediaan pabrik sawit untuk menampung hasil TBS dari kebun keterlanjuran maupun dari program perhutanan sosial yang sudah berizin, tentunya dengan tetap mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan
Terakhir, Fraksi Golkar menekankan pentingnya maksimalisasi penarikan program-program strategis dari Pemerintah Provinsi dan Pusat, agar keterbatasan fiskal daerah dapat diantisipasi sehingga pembangunan tetap berjalan dan TPP ASN tidak terancam
Liga Marisa menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Partai Golkar dalam menjaga kepentingan masyarakat
“Ini merupakan bentuk komitmen Partai Golkar dalam menjaga kepentingan masyarakat, juga demi terwujudnya visi misi Tebo Maju,” lanjut Liga.
Menurut Liga Marisa, Pandangan Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Tebo memberi harapan bagi petani sawit di kawasan keterlanjuran.
“Melalui dorongan legalisasi, pendataan, dan penerimaan TBS oleh pabrik, Fraksi Golkar menekankan solusi yang melindungi petani, membuka akses pasar, serta menjaga keberlanjutan ekonomi daerah di tengah potensi defisit anggaran, ” tutupnya. (adl)







